“Sehingga penyidik ingin mendalami tahapan-tahapan dan mekanismenya seperti apa,” kata Budi.
Namun begitu, itu bukan satu-satunya tujuan. Ada aliran dana yang lebih gelap yang sedang ditelusuri. KPK menduga ada uang suap dari tersangka yang mengalir ke oknum-oknum di Ditjen Pajak Pusat. Ini yang jadi perhatian serius.
“Selain itu, juga diduga ada aliran uang dari pihak tersangka kepada pihak-pihak di Ditjen Pajak Pusat,” ujar Budi.
Penyelidikan masih terus bergulir. Pertanyaan tentang siapa saja penerimanya dan berapa nominal yang berpindah tangan masih menggantung. Bahkan, pihak PT Wanatiara Persada (WP) juga akan didalami lebih lanjut oleh penyidik.
“Sehingga ini juga masih akan terus ditelusuri kepada siapa saja, nominalnya berapa. Termasuk juga nantinya penyidik akan mendalami dari sisi PT WP-nya,” sambung Budi Prasetyo.
Penggeledahan ini jelas menjadi babak baru. Ia mengonfirmasi bahwa penyelidikan kasus pajak ini tidak hanya berkutat di level lapangan, tetapi merambah hingga ke pusat kebijakan. Ruang kerjanya yang biasanya sunyi oleh hitung-hitungan angka, kini juga disibukkan oleh sorotan penyelidikan hukum.
Artikel Terkait
Enam Pak Ogah di Exit Tol Rawa Buaya Akhirnya Dibekuk
Buruh Serbu DPR dan Kemnaker, Tuntut UMP Jakarta Rp5,89 Juta
Warga Cipendawa Hadang Alat Berat, Tolak Proyek Panas Bumi di Gunung Gede
Di Tengah Gemerlap Dunia Maya, Hidup Biasa Justru Jadi Pilihan Paling Waras