Prabowo: Di Sawah Karawang, Politik Boleh Bersaing, Tapi Ujungnya Harus Satu

- Rabu, 07 Januari 2026 | 17:00 WIB
Prabowo: Di Sawah Karawang, Politik Boleh Bersaing, Tapi Ujungnya Harus Satu

Di tengah hamparan sawah yang menguning di Karawang, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya. Capaian swasembada pangan, menurutnya, adalah hasil kerja keras banyak pihak. Dan ia menekankan, apresiasi itu diberikan tanpa memandang latar belakang politik seseorang.

Sejak memimpin, Prabowo mengaku tak pernah mempermasalahkan asal-usul partai dari para kepala daerah atau menteri di kabinetnya. Baginya, yang utama adalah kerja nyata untuk kepentingan rakyat. Prinsip itu terus dipegangnya.

"Saya sampaikan penghargaan terima kasih secara garis besar kepada semua, semua gubernur, semua bupati, semua pemimpin," ujarnya dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, Rabu (7/1).

"Saya tidak memandang partai mana, kelompok mana, tidak ada. Saya enggak tanya, saya tidak mau tahu," tambah Prabowo dengan nada tegas.

Ia melihat semua yang berkontribusi sebagai anak bangsa sendiri. Jadi, tak perlu ada sekat atau dikotomi yang dibuat-buat. Semua punya peran.

Namun begitu, Prabowo tak menampik bahwa persaingan di lapangan politik itu wajar. Bahkan perlu. Ia mengibaratkannya seperti sebuah pertandingan.

"Bertanding bagus, masa mau bertanding enggak ada lawan tanding. Enggak seru dong. Bener?" ujarnya diselingi tawa.

"Apa kita mau lomba, lomba 100 meter, lari sendiri, enggak ada lawannya? Enggak lucu itu. Iya kan? Itu dagelan namanya itu. Enggak apa-apa."

Tapi di sini poin pentingnya. Persaingan itu, katanya, harus punya tujuan akhir yang sama.

"Tapi bersaing tujuannya sama. Begitu siapa pun yang menang, harus bekerja, harus membela rakyat, harus bekerja sesungguhnya untuk rakyat Indonesia," tegasnya.

Pesan itu jelas. Setelah pertarungan politik usai, semua pihak diharapkannya bersatu lagi. Fokusnya satu: membangun negeri.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar