Bu Irma Chaniago yang terhormat. Saya ingin menyampaikan sesuatu, Bu. Tindakan pemalsuan, apa pun itu, adalah sebuah kejahatan. Titik.
Pemalsuan itu ya pemalsuan. Mau itu uang palsu, KTP aspal, atau tanda tangan yang dipalsukan. Termasuk, tentu saja, ijazah. Semuanya salah. Tidak ada alasan yang bisa membenarkannya. Begitulah cara berpikir orang waras.
Nah, sekarang bayangkan. Bagaimana jadinya jika seorang Presiden atau siapapun yang menduduki jabatan tertinggi terlibat dalam tindakan kriminal semacam itu? Lalu kita, rakyat, diminta untuk menganggapnya biasa saja? Negara ini mau dibawa ke mana? Seperti negeri dongeng saja, di mana yang hitam bisa jadi putih?
Yang membuat saya miris, pernyataan ini justru datang dari seorang wakil rakyat. Logikanya kok jadi terbalik-balik, ya? Sungguh memprihatinkan.
Ini seperti menjual integritas demi kemapanan. Rasanya ada yang keliru.
(@PreciosaKanti)
Unggahan dari akun Twitter Preciosa Kanti itu menuai beragam tanggapan. Dalam cuitannya, dia secara tegas menyoroti persoalan prinsipil ini.
Artikel Terkait
Kesejahteraan Dosen Dinilai Memprihatinkan, Anggota DPR Dukung Judicial Review UU Guru dan Dosen di MK
Tiga Pelajar di Sragen Diamankan Polisi Usai Siaran Langsung TikTok Berpocong yang Resahkan Warga
PDAM Makassar Matikan Aliran Air 24 Jam di 17 Wilayah Akibat Perbaikan Pipa Bocor
Polisi: Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan Siswi SD di Makassar Kecanduan Film Porno dan Narkoba