Retreat kabinet tahun ini digelar di Hambalang, Bojong Koneng, Jawa Barat. Lokasinya berbeda dari tahun lalu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang akrab disapa Pras, mengonfirmasi agenda tersebut akan berlangsung Selasa depan.
Inti pertemuannya jelas: mengevaluasi setahun perjalanan pemerintahan. Satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka akan jadi bahan tinjauan utama. Semua program dan kinerja pemerintah bakal dibedah dari ujung ke ujung.
“Dan tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka,” kata Pras.
Ia lalu mengenang. Retreat serupa sebenarnya sudah pernah digelar. Itu terjadi tak lama setelah pelantikan, bertempat di Akademi Militer, Magelang. Waktu itu, kabinet baru saja terbentuk.
“Sebagaimana yang kita ketahui di awal beliau mendapatkan amanah dan kemudian dilantik, membentuk Kabinet Merah Putih, beliau mengadakan retreat di Akademi Militer di Magelang selama beberapa hari,” ujarnya.
Lalu, kenapa pindah ke Hambalang tahun ini? Prasetyo bilang, semata mempertimbangkan situasi dan kondisi yang ada. Perubahan lokasi itu hal yang wajar.
Di sisi lain, acara seperti ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Ada makna strategis yang dalam. Bagi Pras, retreat adalah momen penting bagi Presiden selaku kepala negara dan pemerintahan untuk memberikan pengarahan langsung.
“Jadi makna retreat bagi pemerintah, terutama bagi beliau sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan kan adalah, yang pertama tentunya memberikan pengarahan kepada kita semua, jajaran kabinet,” ucapnya.
Jadi, selain evaluasi, acara di Hambalang nanti juga akan diisi dengan pengarahan untuk seluruh anggota kabinet. Sebuah reset sekaligus pacuan untuk tahun-tahun berikutnya.
Artikel Terkait
Pemerintah Respons Anjloknya Harga TBS Sawit, Buka Masa Transisi Kebijakan Ekspor Satu Pintu hingga Agustus 2026
KPK Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas Jatim yang Seret Wakil Ketua DPRD
Como 1907 Cetak Sejarah, Lolos ke Liga Champions untuk Pertama Kalinya dalam 119 Tahun
Pengacara Tom Lembong dan Nadiem Makarim Kritik Penegakan Hukum yang Dianggap Serampangan dan Ancam Masa Depan Negara Hukum