Di tengah keramaian Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sesuatu yang cukup menggelitik. Ia bicara tentang fenomena yang mungkin sudah sering kita dengar: banyaknya pakar yang berkomentar di media sosial dan podcast. Menurutnya, tak sedikit dari mereka yang bicara asal-asalan, tanpa dasar yang jelas.
"Saudara-saudara, ini zaman teknologi ya," ujarnya, Senin malam itu.
Suasana hening sejenak.
"Media sosial ini baik, tapi ada juga kadang-kadang bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara."
Kritiknya tak berhenti di situ. Prabowo bahkan terkesan geli dengan sejumlah pakar yang mengaku paham betul jalan pikirannya. Seolah-olah mereka punya akses khusus ke benaknya.
"Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikirkan Prabowo Subianto, saya cari podcast," candanya, disambut tawa hadirin.
"Ngarang itu dia. 'Prabowo sedang konflik internal dengan ini, nanti dengan itu’. Senangnya ramai, gaduh, padahal enggak ada, saudara-saudara."
Di sisi lain, ia juga menyentil kelompok-kelompok yang ia sebut 'nyinyir'. Namun begitu, nada optimisme tetap ia kedepankan. Pemerintahannya, tegasnya, akan bekerja dengan bukti konkret, bukan sekadar retorika atau janji manis di udara.
"Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir, iya kan? Enggak apa-apa. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja," tegas Prabowo.
Artikel Terkait
Bos Kejahatan Cyber Chen Zhi Diekstradisi dari Kamboja, Aset Triliunan Rupiah Disita
Perselingkuhan Berulang: Kapan Batas Kesabaran dalam Rumah Tangga?
Prabowo Tegaskan Bonus Rp 456 Miliar untuk Atlet SEA Games Bukan Upah, Melainkan Tabungan Masa Depan
Perutmu Bisa Jadi Korban dari Terlalu Banyak Baca Berita Politik