Isu-isu liar yang beredar belakangan ini seolah-olah dipatahkan dalam sekejap. Presiden Suriah, Ahmad Al-Sharaa, tiba-tiba muncul di tengah keramaian warga Damaskus, Senin (5/1) lalu. Penampilannya yang pertama kali di ruang publik itu langsung memancing perhatian.
Sebelumnya, kabar buruk bergulir kencang. Beredar desas-desus bahwa sang presiden mengalami luka parah akibat pengkhianatan di dalam istana sendiri. Bahkan disebut-sebut terjadi baku tembak, Al-Sharaa tertembak di dada dan harus dilarikan ke Turki untuk dirawat. Narasi-narasi itu, tentu saja, menciptakan kegelisahan.
Namun begitu, kemunculannya di hari Senin itu membantah semua rumor itu dengan sangat tegas.
Suasana di lokasi terlihat santai dan terbuka. Al-Sharaa berbaur, berjabat tangan, seolah tak ada yang terjadi. Lalu, ada momen kecil yang justru paling berbicara. Seorang warga, dengan nada akrab, meminta selembar uang 200 lira Suriah edisi baru sebagai kenang-kenangan.
Permintaan itu langsung dipenuhi. Dengan senyum lebar, Presiden Al-Sharaa menyerahkan uang tersebut ke tangan warga itu. Sekeliling mereka, sorak dan tepuk tangan warga lainnya terdengar. Momen sederhana ini, yang terekam dan tersebar, lebih efektif daripada pernyataan pers mana pun. Ia membungkam isu luka tembak, perawatan rahasia di luar negeri, hingga gosip tentang kekacauan di dalam istana.
Di sisi lain, penampilan ini bukan sekadar bantahan. Ia juga menjadi penegasan. Presiden Ahmad Al-Sharaa terlihat sehat dan, yang lebih penting, tetap dekat dengan rakyatnya. Ia menunjukkan sebuah normalitas atau setidaknya upaya untuk menciptakannya dalam kehidupan Suriah baru yang masih terus dibangun.
[VIDEO]
Seorang pengguna Twitter, Nedal Al-Amari, membagikan cuplikan kejadian itu. "Presiden Ahmed al-Sharaa berkeliling di ibu kota Suriah, Damaskus, di mana dia juga mencoba uang Suriah yang baru diterbitkan," tulisnya dalam unggahan pada 5 Januari 2026.
Video yang sama juga beredar luas, memperlihatkan detik-detik interaksi hangat tersebut.
Artikel Terkait
IHSG Melemah Tipis, Analis Soroti Level Kunci 8.170 untuk Tren Berikutnya
Kemenag Tegaskan Aturan Pengeras Suara Masjid Sudah Ada, Tanggapi Protes WNA di Gili Trawangan
Komisi III DPR RI Kutuk Keras Kematian Nizam, Polres Sukabumi Masih Selidiki Dugaan Kekerasan
BMKG Pastikan Gempa Kuat di Fiji Tak Picu Ancaman Tsunami bagi Indonesia