Kalau sudah begini, tanggung berendam, mandi sekalian. Tindakan SBY bukan cuma untuk membantu Roy Suryo, tapi juga untuk Prabowo Subianto. Ingat, nama Prabowo ikut terseret dalam kasus ini. Ahmad Ali dari PSI pernah memberi ultimatum agar Prabowo segera menyelesaikan persoalan ijazah Jokowi dan Gibran.
Maksudnya apa, ya? Menyelesaikan seperti cara Jokowi dulu menangani kasus Bambang Tri dan Gus Nur? Atau ada cara lain? Yang jelas, kalau dibiarkan berlarut, Prabowo bisa jadi sasaran empuk dari kedua kubu.
Roy Suryo sebenarnya tak butuh banyak bantuan. Analisisnya selama ini terlihat kuat, belum ada yang sanggup membantah secara tuntas dari pihak UGM maupun kepolisian. Tapi semua masih perlu diuji lebih jauh. Kehadiran SBY lebih untuk menyeimbangkan opini, agar Jokowi tidak seperti menari-nari sendirian di panggung.
Cara turun gunung yang disarankan? Laporkan juga Budhius M. Piliang ke polisi. Itu akan jadi pelajaran berharga, mirip alasan Jokowi melaporkan Roy Suryo. Dua mantan presiden sama-sama mengajarkan proses hukum yang baik pada rakyat.
Jadi, maksudnya bukan untuk berbenturan langsung dengan Jokowi. Apalagi Jokowi sudah bilang bahwa bukan SBY "orang besar" yang ia maksud. Tapi SBY perlu memastikan sendiri. Jangan-jangan, seperti kata pepatah, lain di mulut lain di hati. Sudah dikatakan belum, ternyata iya. Atau sebaliknya.
Penulis: Erizal
Artikel Terkait
Bypass Ngurah Rai Tergenang, Arus Lalu Lintas di Badung Tersendat
Polisi Tegaskan Penangkapan Wartawan R Murni Soal Pembakaran, Bukan Persoalan Jurnalistik
Marapi Erupsi Pagi Ini, Getaran Kuat Meski Abu Tak Terlihat
Bandara Kertajati yang Sepi, Disulap Warga Jadi Taman Rekreasi Dadakan