Desakan Meningkat, SBY Diminta Segera Turun Gunung Atasi Polemik Ijazah Jokowi

- Senin, 05 Januari 2026 | 17:50 WIB
Desakan Meningkat, SBY Diminta Segera Turun Gunung Atasi Polemik Ijazah Jokowi

Kasus Ijazah Jokowi Kian Panas, SBY Didesak Turun Gunung

Tekanan untuk Susilo Bambang Yudhoyono kian menguat. Situasinya memanas, dan banyak yang kini berharap mantan presiden itu segera turun tangan. Soalnya, kasus soal ijazah Presiden Jokowi ini tak kunjung reda, malah makin berlarut-larut.

Menurut sejumlah pengamat, SBY tampaknya masih ragu. Maju tidak, maju tidak seperti menghitung kancing baju. Padahal, ini saatnya ia bertindak. Cap sebagai pemimpin yang plin-plan harus dihapus, jangan dibiarkan menempel begitu saja. Waktunya sudah lewat tiga hari sejak Budhius M. Piliang, yang disebut-sebut terkait Zulfan Lindan, seharusnya dilaporkan ke polisi.

Tujuannya bukan untuk membungkam siapa pun. Bukan itu. Tapi lebih untuk mengimbangi narasi yang selama ini didominasi satu pihak. Jokowi dinilai leluasa mengaduk-aduk opini publik sendirian. Nah, di sinilah peran SBY dibutuhkan. Ia didesak untuk turun gunung, menghentikan drama yang berlarut ini.

Bagaimanapun, SBY akan selalu dikaitkan dengan Roy Suryo dan kawan-kawan. Jejak Roy Suryo di Partai Demokrat memang tak bisa dipungkiri. Belum lagi ada nama-nama seperti Denny Indrayana dan Amir Syamsuddin. Lalu Benny K. Harman juga ikut angkat bicara, meski mungkin hanya sekadar komentar spontan.

Benny pernah membandingkan kasus ijazah Arsul Sani yang sederhana dengan kasus Jokowi yang ruwet ini. Sekilas biasa saja, tapi bagi banyak orang, itu sudah cukup dijadikan bukti keterlibatan Partai Demokrat. Kenapa tidak diam saja seperti kebanyakan politisi lain?

Di sisi lain, SBY sendiri sejak dulu mengingatkan soal bahaya "dua matahari" dalam satu pemerintahan. Satu matahari saja panas, apalagi dua. Peringatan itu kini justru berbalik, dijadikan alasan bahwa SBY ingin meredupkan Jokowi.


Halaman:

Komentar