Pengamat Intelijen: Indonesia Harus Siaga, Serangan AS ke Venezuela Bisa Jadi Presiden Berbahaya
Laporan tentang serangan Amerika ke Venezuela dan penangkapan Presiden Maduro bukan cuma berita panas. Bagi Amir Hamzah, seorang pengamat intelijen dan geopolitik, ini adalah alarm keras. Indonesia, katanya, perlu segera meningkatkan kewaspadaan strategisnya. Dunia lagi tidak baik-baik saja, dan peristiwa di Amerika Selatan itu bisa jadi pertanda perubahan besar tatanan global.
Bayangkan saja. Kalau benar sebuah negara adidaya bisa seenaknya melancarkan operasi militer dan menyergap kepala negara lain, lalu apa jadinya? Itu preseden yang sangat berbahaya. Prinsip kedaulatan negara yang selama ini jadi dasar hubungan internasional bisa langsung rontok.
Menurutnya, narasi penegakan hukum internasional tiba-tiba bisa berubah jadi alat legitimasi yang mematikan. Kalau dibiarkan, tatanan dunia pasca Perang Dunia II yang sudah rapuh itu berpotensi ambruk total.
Dan urusannya nggak cuma sampai di situ. Tindakan semacam ini, jika dikonfirmasi dan dibiarkan, membuka pintu lebar-lebar. Negara kuat lain bisa saja meniru, mengintervensi negara yang dianggap "bermasalah" atau berseberangan kepentingan.
Artikel Terkait
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol
Polisi Ungkap Motif Judi Online di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Ibu Kandung di Lahat
Ayah di Batam Diduga Setubuhi Anak Kandungnya Sejak Usia 7 Tahun
Roti Maros, Camilan Manis Khas Sulawesi Selatan dengan Isian Selai Srikaya