Namun begitu, upaya dari pengelola jalan tol saja tak akan cukup. Rivan juga mengimbau masyarakat untuk bijak mengatur waktu perjalanan. Hindari berangkat beramai-ramai di jam yang sama jika tidak ingin terjebak macet berjam-jam.
"Memanfaatkan waktu di luar jam-jam padat guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas," tuturnya.
Data yang mereka miliki menunjukkan gelombang balik sudah dimulai sejak Kamis lalu. Angkanya cukup signifikan. Hingga Sabtu pagi, tercatat sudah 324 ribu kendaraan yang bergerak menuju Jakarta.
Dari mana saja asalnya?
Rivan memaparkan rinciannya. Mayoritas, sekitar 147.817 kendaraan atau 45,59%, datang dari arah timur meliputi jalur Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, arus dari barat (Merak) menyumbang 90.590 kendaraan (27,94%). Lalu, dari selatan atau arah Puncak, ada sekitar 85.801 kendaraan (26,46%) yang melintas.
Jadi, buat yang masih di perjalanan, bersabarlah. Perjalanan pulang setelah libur panjang memang selalu seperti ini: padat, lambat, tapi semoga tetap aman sampai tujuan.
Artikel Terkait
Proyek Wisata Green Topejawa Mangkrak, Aktivis Desak Audit Total
Kejari Barru Resmikan Mess Pegawai 16 Kamar, Dukung Program Zero Indekos
Barcelona Tumbang 0-2 dari Atletico Madrid di Leg Pertama Perempat Final
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Pimpinan Sindikat Pencucian Uang yang Masuk Daftar Interpol