Di sisi lain, desakan untuk terus mencari juga datang dari pihak keluarga korban dan pemerintah Spanyol. Bahkan, Duta Besar Spanyol untuk Indonesia sudah menyampaikan surat permohonan resmi tertanggal 31 Desember 2025. Intinya satu: mohon pencarian diteruskan.
Upaya di lapangan sendiri terbilang masif. Di hari ketujuh operasi, tercatat 13 kapal dikerahkan untuk menyisir area. Teknologi mutakhir seperti sonar dan peralatan hidronav dari Polairud Polda NTT juga turun membantu.
Sayangnya, hasilnya masih nihil. Laut seolah menyimpan rapat ketiga korban. "Namun belum membuah hasil. Dengan demikian, operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Jumat dengan memasuki hari pencarian ke-delapan," tandas Fathur.
Jadi, operasi tetap berjalan. Harapan, meski tipis, masih dijaga. Laut Flores yang biru itu masih akan ramai dengan lalu-lalang kapal pencari dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Umat di Persimpangan: Agama, Negara, dan Krisis Kepercayaan di Indonesia 2025
Taman Nasional Komodo Ditutup Sementara, Ancaman Siklon Tropis Hayley Gagalkan Rencana Wisatawan
Fajar 2026, Jakarta Sudah Rapi Usai Pesta Global
Gelombang Solidaritas di Jembatan Galata: Istanbul Tolak Diam Atas Gaza