Suasana malam di Kelurahan Grogol, Depok, mendadak ricuh Rabu (31/12) kemarin. Bukan karena keramaian tahun baru, tapi karena sebuah penemuan mengerikan di aliran Kali Grogol. Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan warga mengapung di air.
Keterangan resmi datang dari Kasi Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi. Ia menyebut laporan pertama masuk sekitar pukul 22.30 WIB.
“Pada hari Rabu, 31 Desember 2025, sekitar pukul 22.30 WIB, didapatkan informasi adanya penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran irigasi Jalan Pertanian, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo,”
Begitu penjelasan Made yang dirilis Kamis (1/1) pagi.
Pelapor pertamanya adalah seorang warga bernama Ilham. Saat itu, ia sedang berada di tepian kali. Awalnya, benda yang mengapung itu cuma dikira sampah atau mainan.
“Saksi sedang berada di pinggir Kali Grogol dan ingin merokok sambil melihat ke arah kali. Tiba-tiba ada yang mengapung, dikira boneka. Setelah dipastikan, ternyata bayi,”
Kata Made, menirukan keterangan saksi.
“Saksi masih ragu dan memanggil istri serta beberapa warga untuk memastikan. Ternyata benar seorang bayi,”
Tambahan itu menggambarkan betapa syoknya mereka. Ilham pun segera menghubungi Ketua RT setempat, Kiswadi, yang kemudian menyalurkan laporan ke polisi.
Tim Inafis Polres Metro Depok sampai di lokasi menjelang tengah malam, kira-kira pukul 00.00 WIB. Pemeriksaan awal mengungkap kondisi yang memilukan. Bayi malang itu sudah tak bernyawa, dan yang membuatnya semakin tragis, ari-arinya masih menempel.
“Jasad bayi tersebut ari-arinya masih menempel, diperkirakan sudah dua hari meninggal,” ungkap Made.
Tak lama berselang, tepatnya pukul 00.30 WIB, jasad itu dibawa ke Rumah Sakit Polri Sukanto di Jakarta. Tujuannya untuk pemeriksaan medis yang lebih mendalam, autopsi tentunya.
Lantas, siapa orang tuanya? Apa yang sebenarnya terjadi sampai bayi itu hanyut? Semua masih gelap.
Polisi mengaku masih mengumpulkan titik terang. “Iya, belum tahu. Masih dalam proses penyelidikan,” kata Made singkat, menutup pernyataannya.
Kasus ini tentu meninggalkan banyak tanda tanya dan duka di tengah masyarakat.
Artikel Terkait
HIPMI Soroti Penyusutan Kelas Menengah Pengusaha di Sidang Pleno Makassar
Tembok Mewah Ambruk di Kalibata, Halaman SMPN 182 Rusak Parah
Gattuso Siapkan Daftar 50 Pemain untuk Seleksi Playoff Piala Dunia 2026
KPK Dalami Benturan Kepentingan dan Pengaturan Pajak Eks Kepala KPP Banjarmasin