Kawasan Monas pagi itu sudah ramai. Hari pertama 2026, libur panjang dimanfaatkan banyak keluarga untuk keluar rumah, mencari udara segar di ruang publik. Dan seperti biasa, Monumen Nasional tetap jadi magnet utama. Sejak pagi buta, ikon Jakarta ini sudah dipadati orang.
Suasananya pelan tapi ramai. Di bawah rindangnya pepohonan, keluarga-keluarga menggelar tikar dan bekal. Anak-anak berlarian tertawa, sementara orang tuanya duduk bersantai menikmati angin sepoi-sepoi. Di mana-mana terlihat orang berfoto, mencoba mengabadikan momen kebersamaan di sekitar tugu yang menjulang itu.
Namun begitu, ada satu pemandangan yang tak pernah absen: antrean. Antrean panjang mengular menuju pelataran puncak Monas. Wahana yang menawarkan pemandangan Jakarta dari ketinggian ini jelas masih jadi favorit, meski untuk mencapainya, pengunjung harus rela menunggu cukup lama.
Rohmah, seorang warga Tangerang, termasuk yang datang paling awal. Dia dan keluarganya sudah berada di lokasi jauh sebelum loket dibuka.
“Tadi nyampe sini belum banyak orang. Cuma nunggu bukanya jam 10. Saya dari jam 9 kita sudah di sini,” ujarnya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Tolak Proyeksi Bank Dunia, Sebut Pertumbuhan RI 2026 Bisa Tembus 5%
Pengamat: Iran Berjuang Pertahankan Martabat, Dukungan Internal Menguat
Jenazah Lansia Pemulung Ditemukan dalam Reruntuhan Gubuk Terbakar di Antang
Pemuda di Makassar Aniaya Ibu Kandung Usai Ibu Marahi Nenek