Menyambut malam pergantian tahun, Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah menyiapkan skema operasi untuk angkutan massal ibukota. Layanan TransJakarta, MRT, dan LRT akan tetap melayani warga meski di hari libur, Selasa (30/12).
Untuk bus TransJakarta, ada 48 rute yang bakal beroperasi. Waktunya mulai dari tanggal 31 Desember 2025 sampai 1 Januari 2026. Semua koridor ini akan berjalan dari pukul 05.00 pagi hingga 18.00 sore WIB.
Di sisi lain, layanan MRT punya jam operasi yang lebih panjang. Moda transportasi ini akan berjalan dari pukul 05.00 WIB dan baru berhenti pukul 02.00 dini hari.
Syafrin, selaku perwakilan, memberikan rincian lebih lanjut.
“Pola Operasi MRT Jakarta pada Perayaan Malam Tahun Baru 2026 tanggal 31 Desember 2025 mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 1 Januari 2026 pukul 02.00 WIB dengan headway flat 10 menit, kecuali pukul 00.00–02.00 WIB dengan headway 5 menit,” jelasnya.
Artinya, setelah tengah malam, kereta akan datang lebih sering hanya lima menit sekali. Ini tentu untuk mengakomodasi arus penumpang yang biasanya masih ramai usai perayaan.
Lalu, bagaimana dengan LRT?
“Pola Operasi LRT Jakarta pada Perayaan Malam Tahun Baru 2026 tanggal 31 Desember 2025 mulai pukul 05.30 WIB sampai dengan 1 Januari 2026 pukul 02.00 WIB dengan headway flat 10 menit,” tandas Syafrin lagi.
Jadi, LRT mulai lebih siang setengah jam dibanding MRT, tapi sama-sama beroperasi hingga jam dua pagi. Dengan persiapan ini, diharapkan pergerakan warga Jakarta di malam tahun baru bisa lebih lancar dan aman.
Artikel Terkait
17 Februari dalam Catatan Sejarah: Dari Tsunami Maluku 1674 hingga Kelahiran Buya Hamka dan Michael Jordan
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.