Hi!Pontianak – Kabar baik buat warga Sintang. Pasokan gas LPG 3 kilogram di kabupaten itu dalam kondisi aman. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan penyalurannya berjalan sesuai aturan, tanpa ada gangguan berarti.
Bicara soal angka, realisasinya cukup besar. Sepanjang Desember 2025 saja, lebih dari 300 ribu tabung telah disalurkan. Jumlah itu dibagi ke 14 kecamatan di Sintang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Namun begitu, momen liburan Natal dan Tahun Baru selalu jadi tantangan tersendiri. Menurut Edi Mangun, selaku Area Manager Communication, Relations & CSR, pihaknya sudah mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi pada periode akhir 2025 dan awal 2026 itu.
“Kami sudah lakukan extra dropping, tambahan pasokan khusus,” ujar Edi.
Ia menjelaskan, tambahan pasokan yang disalurkan mencapai 207 persen dari rata-rata harian biasa untuk Sintang. Penyaluran ekstra ini dilakukan bertahap, tepatnya pada tanggal 16, 21, dan 25 Desember, agar alokasi ke semua wilayah merata.
“Intinya, kami pastikan stok ada dan cukup. Tapi masyarakat juga harus bantu. Belilah di pangkalan resmi supaya harganya sesuai HET, tidak kena markup,” pesannya.
Di sisi lain, upaya pengawasan juga diperketat. Baru-baru ini, Pertamina bersama Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum setempat menggelar inspeksi mendadak atau sidak. Tujuannya jelas: memastikan LPG bersubsidi ini benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan tidak disalahgunakan.
Sinergi seperti ini diharapkan bisa menjaga distribusi agar tepat sasaran. Harapannya, masyarakat yang membutuhkan bisa dapat gas dengan mudah dan harga terjangkau, sesuai aturan pemerintah.
Untuk diketahui, jaringan distribusi di Sintang sendiri terbilang luas. Saat ini, penyaluran ditangani oleh 7 agen yang membawahi lebih dari 400 pangkalan. Pertamina mengaku akan terus memantau. Sanksi tegas menanti jika ada pangkalan yang ketahuan melanggar.
Terakhir, Pertamina mengulang imbauannya. Kalau ada warga yang menemukan harga jual di atas HET atau curiga ada penyalahgunaan, jangan ragu untuk melapor. Laporan bisa disampaikan ke Pertamina Contact Center 135, melalui email, atau lewat media sosial resmi mereka.
Artikel Terkait
Hugo Ekitike Buka Hati: Ramadan Sebagai Momen Refleksi dan Penguatan Mental
Salat Tarawih 3 Jam per Malam, Tradisi Unik Ramadan di Masjid Cirebon
Gavi Dinyatakan Fit, Barcelona Siapkan Pemain untuk Laga Penentu
Pekerja Gudang di Serang Tewas Tertimpa Tumpukan Kaca