Lantas, apa pemicu amuk massa ini? Ternyata hal sepele. Menurut penyelidikan sementara, semua berawal saat korban dan beberapa temannya melintas di lokasi sambil membuka gas motor secara berlebihan. Suara "geber-geber" itulah yang diduga memicu emosi kelompok pelaku.
"Mereka merasa tersinggung, lalu mengejar," kata Anggah menerangkan alur kejadian.
Di sisi lain, Anggah dengan tegas membantah isu bahwa insiden ini ada kaitannya dengan perseteruan antar perguruan silat. Latar belakangnya jauh lebih personal.
"Murni karena person to person," tegasnya.
Artikel Terkait
Harga Emas Lokal Stabil Pagi Ini, Pasar Tunggu Isyarat Baru
Leeds United Singkirkan West Ham Lewat Drama Adu Penalti di Perempat Final FA Cup
Frankfurt Gagal Pertahankan Keunggulan, Köln Bangkit untuk Raih Poin 2-2
Petrokimia Gresik Sapu Bersih Jakarta Electric PLN 3-0 di Final Four Proliga