MINAHASA – Sebuah video CCTV beredar luas di media sosial dan memicu perbincangan serius di Sulawesi Utara. Rekaman itu menunjukkan aksi penyerangan brutal dengan senjata tajam. Korban? Sekelompok orang yang sedang asyik bersilaturahmi merayakan Natal.
Suasana awalnya terlihat hangat dan riang. Dalam cuplikan video, beberapa orang tampak berkumpul di teras sebuah rumah. Mereka duduk bercengkrama, menikmati kebersamaan di momen perayaan itu.
Tiba-tiba, ketenangan itu pecah. Dari arah gerbang pagar, dua pria muncul dan langsung menyerbu dengan ancaman senjata tajam. Para tamu yang sedang bersantai itu pun panik, berhamburan masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan diri.
Yang mencekam, para penyerang terlihat jelas mengayunkan pedang panjang mirip samurai. Aksi nekat itu terekam sempurna oleh kamera keamanan, dan dalam sekejap, videonya menyebar ke mana-mana.
Setelah ramai diperbincangkan, lokasi kejadian akhirnya diketahui. Ternyata peristiwa itu terjadi di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa.
Laporan pun segera masuk ke Polres Minahasa. Dan polisi bergerak cepat. Tak butuh waktu lama, identitas kedua pelaku berhasil terungkap. Mereka adalah AS alias Axel dan HK alias Hendra.
Keduanya berhasil diamankan. Mereka langsung dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kanit Resmob Polres Minahasa, Aipda Hendra Mandang, memberikan penjelasan awal soal motif di balik aksi nekat tersebut.
“Motif sementara karena salah paham. Para pelaku mengira salah seorang pria di rumah itu pernah berselisih dengan mereka,” ujarnya.
Hendra menegaskan, proses hukum sudah menanti. “Keduanya telah diamankan dan akan diproses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata dia.
Artikel Terkait
Harga Cabai Rawit di Maros Tembus Rp55 Ribu per Kg Jelang Ramadan
SIM Keliling Polrestabes Bandung Buka di Dua Lokasi Rabu Ini
Benjamin Sesko Selamatkan MU dari Kekalahan dengan Gol Injury Time Lawan West Ham
Satgas Cartenz 2026 Amankan Senjata Rakitan di Rumah Kosong Yahukimo