katanya penuh keyakinan.
Targetnya, proyek bisa mulai digarap awal tahun depan. Pemprov Sumsel sendiri bakal ikut mengawasi, agar pengerjaan tepat spesifikasi dan tidak molor dari jadwal yang ditetapkan.
Sambil menunggu, warga disarankan memakai jalur alternatif melalui Musi Rawas–PALI. Jalan di sana kondisinya lebih baik, setidaknya untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Deru tak menampik bahwa viralnya keluhan di media sosial mendorong aksinya turun ke lapangan. Tapi ia memandang hal itu positif, sebagai bentuk kepedulian.
"Viral itu wajar. Itu tanda masyarakat peduli. Tapi mari kita sampaikan juga penyebabnya agar solusinya bisa menyeluruh,"
imbuhnya.
Ia pun mengajak kolaborasi. Masyarakat diajak berperan dengan melaporkan jika melihat truk ODOL melintas. Dengan begitu, penanganan tak sekadar tambal sulam, tapi benar-benar berkelanjutan. Jalan yang diperbaiki bisa awet, dan yang terpenting, keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.
Artikel Terkait
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas
Kevin Diks Jadi Sorotan Usai Insiden Penalti yang Tentukan Kekalahan Indonesia
Nenek di Bondowoso Tewas Tersambar Petir di Dalam Rumah
Angin Puting Beliung Rusak RSUD dan Puluhan Rumah di Jombang