Pada Hari Natal lalu, Amerika Serikat melancarkan serangan udara di Nigeria. Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa sasaran operasi itu adalah sebuah kamp ISIS yang berlokasi di wilayah barat laut negara tersebut.
Soal izin, Washington sudah dapat lampu hijau. Seorang pejabat Pentagon yang enggan disebutkan namanya mengatakan pada Jumat bahwa serangan ini memang sudah dapat persetujuan dari Pemerintah Nigeria.
“Serangan ini sudah disetujui Pemerintah Nigeria,” ujarnya.
Meski begitu, pejabat itu tak mau berkomentar lebih jauh. Ia tidak menjelaskan apakah Nigeria benar-benar terlibat langsung dalam penyerangan atau tidak.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mulai Kunjungan Negara ke Jepang, Temui Kaisar dan PM
Antrean Panjang dan Stok Habis, Warga Bone Kesulitan Dapat BBM Subsidi
KPK Siapkan Empat Program Kampanye Antikorupsi Hingga 2026
Kepatuhan LHKPN Capai 87,83%, Legislatif Tertinggal Jauh di 55,14%