Baginya, ini adalah alternatif selepas menggelar open house dan menerima tamu sepanjang hari Natal kemarin.
Cerita serupa datang dari Rully. Dia mengaku ke Mantos bukan cuma untuk cari tempat makan yang pas untuk semua anggota keluarga.
"Selain cari makan, ya kita bawa anak-anak untuk bermain," ujar Rully.
Jadi, meski nuansa Natal masih kuat, dia rela ke pusat belanja demi memenuhi permintaan anak-anaknya yang ingin bermain dan rekreasi.
Memang, perayaan Natal di Manado tahun ini berjalan lancar. Aman dan nyaman. Momen ini selalu dimanfaatkan warga bukan cuma untuk hal-hal rohani, tapi juga eratkan silaturahmi. Berkunjung ke sanak saudara, ketemu teman lama – itu sudah jadi tradisi. Lalu, keesokan harinya, ramai-ramai ke mall seperti yang terjadi di Mantos, seolah menjadi ritual lanjutannya. Suasana hangat perayaan ternyata berlanjut dengan cara yang berbeda: bersama keluarga, di tengah keramaian dan tawa.
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS