Deretan Drama Korea yang Bukan Cuma Hiburan, Tapi Juga Simpan Pelajaran Berharga
Nonton drakor itu nggak cuma buat terharu atau ketawa aja, lho. Banyak dari cerita-cerita itu yang justru bikin kita mikir. Soalnya, konflik dan hubungan antar tokohnya sering banget cerminin realita hidup kita sehari-hari. Mulai dari soal keluarga, persahabatan, sampai perjuangan buat nerima diri sendiri.
Menurut sejumlah pengamat, kekuatan drakor justru ada di situ. Mereka piawai menyelipkan pesan lewat alur yang dekat dengan penonton. Nah, buat kamu yang lagi cari tontonan bermakna, berikut beberapa rekomendasi drakor populer yang sarat pelajaran hidup. Beberapa di antaranya bahkan dibintangi artis top seperti IU dan Park Bo Young.
"Move To Heaven" (2021)
Ceritanya berpusat pada Han Geu Ru, pemuda dengan sindrom Asperger yang bekerja di bisnis keluarga bernama "Move To Heaven". Usaha unik ini spesialis menata barang-barang peninggalan orang meninggal.
Hidup Geu Ru berbalik seratus delapan puluh derajat setelah ayahnya tutup usia. Ia yang tadinya punya rutinitas teratur, tiba-tiba harus berhadapan dengan kesendirian. Di titik terendahnya itu, muncullah pamannya, Cho Sang Gu.
Sang Gu adalah mantan petarung dengan masa lalu kelam dan pernah mendekam di penjara. Kehadirannya yang awalnya canggung, lambat laun berubah. Dia kemudian menjadi wali Geu Ru dan terpaksa mengelola "Move To Heaven" bersama keponakannya yang istimewa itu.
"Tomorrow" (2022)
Kamu pernah ngerasa gagal terus-menerus? Mungkin bisa relate sama Choi Jun Woong. Pemuda ini lagi getol-getolnya cari kerja, tapi selalu ditolak. Nasibnya berubah suatu malam, saat dia tanpa sengaja bertemu dua makhluk gaib: Koo Ryeon dan Im Ryung Gu.
Ternyata, mereka berdua adalah malaikat maut. Bukan yang menakut-nakuti, tapi yang punya tugas mulia. Mereka bagian dari tim manajemen krisis yang tugasnya menyelamatkan orang-orang nyaris bunuh diri. Jun Woong pun terseret dalam dunia mereka, dan akhirnya malah ikut bergabung jadi anggota baru tim tersebut.
"Daily Dose of Sunshine" (2023)
Serial satu ini dibintangi Park Bo Young sebagai Jung Da Eun, seorang perawat. Awalnya dia bekerja di departemen penyakit dalam, lalu dipindahkan ke bagian neuropsikiatri. Jujur saja, pengalaman pertamanya di unit kejiwaan itu berat dan bikin kikuk.
Tapi untungnya, ada Kepala Perawat Song Hyo Jin yang membimbingnya dengan sabar. Berkat itu, Da Eun pelan-pelan berusaha menjalani peran barunya dengan tulus.
Di sisi lain, ada Dong Go Yun, dokter spesialis proktologi yang justru tertarik melihat ketulusan Da Eun. Persahabatan Da Eun dengan Song Yu Chan juga menarik. Di balik sikap ceria Yu Chan, ternyata tersimpan luka emosional yang dalam, sesuatu yang nggak banyak diketahui orang di sekitarnya.
"When Life Gives You Tangerines"
Rekomendasi selanjutnya beralih ke setting era 1950-an di Pulau Jeju. Drama ini menghadirkan IU sebagai Ae Sun, gadis berjiwa bebas yang doyan banget baca buku. Sayangnya, mimpi sekolah tinggi harus kandas karena keadaan ekonomi keluarganya yang serba pas-pasan.
Meski begitu, Ae Sun nggak menyerah. Dia tetap berpegang teguh pada cita-citanya jadi penyair, dan berani mengekspresikan perasaan. Lalu ada Gwan Sik, diperankan Park Bo Gum. Dia pemuda pendiam, jujur, dan pekerja keras. Yang paling menonjol, dia menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang yang tulus pada Ae Sun.
"Typhoon Family" (2025)
Terakhir, ada drama yang konon baru akan tayang tahun depan. "Typhoon Family" berkisah tentang Kang Tae Poong, anak orang kaya dari Apgujeong yang hidupnya penuh glamor. Segalanya berubah drastis saat krisis ekonomi menghantam. Perusahaan ayahnya, Typhoon Trading Company, di ambang kebangkrutan dan sang ayah pun meninggal dunia.
Dalam sekejap, Tae Poong harus memikul tanggung jawab besar sebagai pemimpin perusahaan yang nyaris bangkrut. Aset menipis, karyawan pun hampir nggak ada. Keadaan ini memaksanya berubah total, dari anak manja jadi pribadi yang jauh lebih dewasa.
Dalam perjalanan sulitnya, dia ditemani Oh Mi Seon, seorang akuntan yang pekerja keras. Mi Seon adalah tulang punggung keluarganya sendiri, dan perannya sangat vital buat membantu perusahaan Tae Poong bertahan. Mereka harus menghadapi tekanan bisnis, konflik internal, dan tentu saja, dampak krisis ekonomi yang makin menjadi-jadi.
Artikel Terkait
Islah Bahrawi Tolak Wacana Polri Dibawah Kementerian, Desak Tetap di Bawah Presiden
Pandji Pragiwaksono Jalani Klarifikasi di Polda Metro Terkait Laporan Penistaan Agama
Relawan Peringatkan Love Scam Kini Incar Anak SD dan Perempuan Berpendidikan
Muzani Serukan Dukungan Dua Periode untuk Presiden Prabowo di HUT Gerindra