“Waktu pengasinannya lebih cepat, supaya tidak terlalu asin,” jelas Yayak.
Melihat permintaan yang terus mengalir dari beberapa dapur MBG di Kecamatan Sumber Sari, pria ini mulai berpikir lebih jauh. Ia berencana memperbesar kandang dan menambah jumlah itik peliharaannya. “Kita tambah bebeknya, kita kembangkan usaha peternakannya dulu,” ucapnya penuh rencana.
Tak heran jika Yayak berharap program ini terus berjalan. Bukan cuma soal angka, tapi juga dampak riil yang dirasakan banyak orang.
Dari seorang peternak kecil, Yayak kini jadi bukti nyata. Sebuah program yang tepat sasaran bisa menggerakkan roda ekonomi warga, menciptakan lapangan kerja, dan tentu saja, mensejahterakan keluarga.
Artikel Terkait
Hiu Penjemur Raksasa Muncul di Perairan Dekat Pelabuhan Makassar
Parang Berdarah di Pangkep, Kerabat Bertengkar Usai Minum Ballo
Polisi Hentikan Avanza Modifikasi Angkut 12 Penumpang Plus Motor di Atap Saat Mudik
Tiga Mayjen Ditunjuk Pimpin Kodam dalam Mutasi TNI Maret 2026