SURABAYA Kasus pembunuhan Faradilah Amalia Najwa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), masih terus diselidiki. Polda Jawa Timur kini berupaya mengungkap di mana sebenarnya korban dieksekusi. Jasad perempuan malang itu sebelumnya ditemukan mengapung di aliran sungai wilayah Pasuruan.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, mengonfirmasi hal itu. Ia menyebut penyelidikan masih berjalan untuk memastikan lokasi kejadian perkara yang sebenarnya.
"Masih kita terus dalami untuk kepastian TKP pembunuhannya ada di mana," ujar Jules, Sabtu (20/12/2025).
Di sisi lain, polisi sudah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Bripka AS, oknum anggota Polres Probolinggo, dan rekanannya, seorang pria bernama SY alias Suyit. Keduanya kini sudah diamankan.
Soal motif, Jules belum mau bicara banyak. Tim Jatanras masih mengumpulkan bukti dan keterangan. Namun begitu, dari pemeriksaan awal terhadap jasad korban, ada indikasi kuat Faradilah tewas dicekik.
"Informasi awal ada lebam, sehingga dugaan (korban) dicekik)," jelasnya.
Luka lebam di leher itu menjadi titik terang awal bagi penyidik. Meski begitu, seluruh kemungkinan masih dikaji. Polisi berjanji akan menelusuri kasus ini sampai tuntas, tak peduli siapa pelakunya.
Artikel Terkait
Es Putar Papabon, Es Krim Legendaris Makassar yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
Truk Muatan Kelapa Sawit Alami Kecelakaan di Tanjakan Peles Bengkulu Utara, Lalu Lintas Sempat Terganggu
KPK Dalami Asal-usul Aset Mewah Milik Eks Wamen Imipas Silmy Karim yang Disita
Pakar Hukum: Kejagung Jangan Anggap Remeh Nama Besar di Pusaran Korupsi MBG