Tiga ABK Masih Hilang, Pencarian Intensif Dilanjutkan di Laut Jawa

- Selasa, 16 Desember 2025 | 19:12 WIB
Tiga ABK Masih Hilang, Pencarian Intensif Dilanjutkan di Laut Jawa

Upaya pencarian tiga awak kapal KM Putri Lancar Samudera B GT-14 masih berlangsung intensif di perairan Laut Jawa, Indramayu. Kapal nelayan itu dilaporkan tenggelam dini hari Senin lalu, setelah diterjang ombak besar sekitar pukul dua pagi.

Menurut sejumlah saksi, kapal sebenarnya sudah berangkat sehari sebelumnya. Dari Pelabuhan Eretan, mereka melaut pada Minggu (14/12) dengan membawa 17 anak buah kapal, dikomandani oleh seorang nakhoda bernama Daspan. Tujuannya adalah daerah penangkapan ikan. Namun, nasib berkata lain.

Dalam perjalanan, ombak besar datang menghantam. Kapal tak kuasa bertahan dan akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal pun terlempar ke laut yang gelap.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, memaparkan bahwa operasi ini melibatkan banyak pihak. Tim Rescue Pos SAR Cirebon, RBB Bandung 03, dan KM SAR Setyaki 202 dikerahkan untuk menyisir area.

“Operasi SAR ini kita laksanakan bersama tim SAR gabungan yang ada di wilayah Indramayu,” jelas Ade di Posko Basarnas Karangsong, Senin (16/12).

“Pencarian menggunakan aplikasi SARMEP untuk mengetahui kemungkinan pergerakan korban terbawa arus.”

Metode itu, atau SAR Mission Planner, dipakai untuk memprediksi pergerakan korban berdasarkan pola arus laut. Harapannya, bisa mempersempit area pencarian.

Dari total 18 orang di kapal, kabar baiknya 15 telah ditemukan selamat. Tapi, tiga orang lainnya masih hilang. Mereka inilah yang jadi fokus utama tim saat ini.

“Masih ada tiga korban yang terus kami upayakan pencariannya,” tegas Ade.

Soal kondisi ketiga korban, belum ada kepastian. Tim masih berusaha menggali informasi lebih detail dari para ABK yang selamat dan nelayan sekitar. Kronologi kejadian pun terus dirunut untuk mendapatkan titik terang.

Di sisi lain, cuaca jadi kendala yang nyata. Ombak dan angin kerap menghambat operasi. Karena itulah, pencarian sempat dievaluasi dan akan dilanjutkan esok hari, Selasa, dengan harapan kondisi laut lebih bersahabat.

“Dalam operasi ini, SAR gabungan mengerahkan personel dari Basarnas, TNI, Polri, TNI Angkatan Laut, Polair, relawan, serta nelayan setempat,” paparnya lebih lanjut.

“Sementara dari Basarnas sendiri, dua kapal dikerahkan, yakni RBB Bandung 03 dan KN SAR Setyaki 202.”

Hingga berita ini diturunkan, penyisiran di sekitar lokasi kejadian terus dilakukan. Operasi akan berjalan sesuai SOP selama tujuh hari ke depan. Semua pihak berharap, ketiga awak yang hilang segera ditemukan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler