Pontianak - Di kantor Perumda Tirta Kubu Raya yang ramai, Bupati Sujiwo menyampaikan pesan yang tegas dan jelas. Ia menegaskan bahwa kewajiban utama perusahaan daerah itu adalah memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Instruksi ini ia sampaikan langsung saat kunjungan kerjanya pada Kamis, 11 Desember 2025 lalu.
Kunjungan itu sendiri punya makna khusus bagi Sujiwo.
"Ini pertama kalinya saya bersilaturahmi ke sini sejak menjabat," ujar Bupati.
Ia melanjutkan, "Tujuannya, membangun ikatan antara pegawai perumda dengan pemerintah kabupaten. Tapi yang paling utama, kita ingatkan lagi tugas pokoknya: melayani kebutuhan dasar rakyat. Air bersih itu harus terpenuhi."
Bagi Sujiwo, prinsipnya sederhana namun tegas. "Keuntungan boleh dikejar, pelayanan harus dimaksimalkan. Dan jangan lupakan aspek sosialnya," tegasnya.
Di sisi lain, respons dari jajaran manajemen Perumda pun datang. Direktur Utama, Harmawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang langkah strategis jangka panjang. Fokusnya adalah peningkatan kualitas dan cakupan layanan.
"Kami sudah ada kesepakatan dengan Balai Wilayah Sungai," kata Harmawan.
Ia memaparkan target konkretnya. "Komitmen kami, hingga tahun 2030 nanti, cakupan layanan air bersih akan kami tingkatkan hingga 45 persen dari total penduduk Kubu Raya."
Target angka itu bukan sekadar wacana. Menurut Harmawan, ini adalah bagian dari upaya sistematis untuk memastikan akses air yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Tidak ada yang boleh tertinggal.
"Wilayah-wilayah yang jauh dari sumber air utama, itu tidak akan kami abaikan begitu saja," pungkasnya dengan nada meyakinkan.
Harmawan menambahkan, upaya untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil itu akan terus diupayakan dengan serius.
Artikel Terkait
Lazio vs Udinese Berakhir 3-3, Empat Gol Tercipta dalam 10 Menit Terakhir
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total