Di tengah kerumunan acara HUT Golkar ke-61, Presiden Prabowo Subianto memilih untuk tak banyak berandai-andai soal Pemilu 2029. Baginya, urusan itu sepenuhnya ada di tangan rakyat nanti. Saat ini, fokusnya cuma satu: bekerja.
"Kita kokoh terus atasi masalah bangsa bersama, kita maju ke rakyat," ujarnya di Jakarta, Jumat lalu.
Soal lima tahun mendatang, ia melepasnya dengan santai. "Silakan rakyat yang memilih tahun 2029 nanti ada persaingan lagi, monggo, terserah," kata Prabowo. "Siapa pun pemenang, siapa pun pemenang."
Lebih Penting Bersatu
Di sisi lain, Prabowo justru menekankan pentingnya persatuan. Indonesia ini negara besar, katanya, mustahil dibangun tanpa kolaborasi dan kerja sama. "Kita harus loyal, kita harus kerja sama, itu keyakinan saya," tegasnya.
Persaingan politik? Itu hal wajar. Tapi menurut dia, setelah pertarungan usai, semua pihak harus kompak lagi. Jangan terus-terusan tengok ke belakang.
"Keyakinan saya, demokrasi Indonesia harus bercirikan, persaingan saat bersaing, kompak, gotong-royong kerja sama setelahnya," papar Prabowo.
Ia lalu menyentuh pengalaman pribadinya dengan nada reflektif. "Jangan lihat ke belakang, jangan sakit hati lihat ke belakang. Kalau lihat ke belakang kita pasti enggak tenang. Ingat terus kalau aku lihat ke belakang, 5 kali Pemilu 4 kali kalah," ucapnya.
"Ya sudah, menang kalah maju terus. Berbuat yang baik terus."
Artikel Terkait
Bareskrim dan FBI Buru 2.400 Pembeli Alat Phishing Buatan Pasangan NTT, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Empat Pelajar SMK di Lampung Barat Temukan Celah Keamanan Sistem Digital NASA, Diakui sebagai White Hacker Dunia
Trabzonspor Lolos ke Babak Berikutnya Piala Turki Usai Kalahkan Samsunspor Lewat Adu Penalti
Pabrik Minyakita di Sidoarho Curangi Takaran, Isi Jeriken 5 Liter Hanya 4,3 Liter