Senin (1/12) lalu, suasana di tenda pengungsian Desa Bambel Baru, Bukit Tusam, tiba-tiba riuh. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di lokasi bencana banjir-longsor Aceh Tenggara itu disambut hangat oleh warga. Mereka, yang tengah berjuang menghadapi musibah, justru menyambutnya dengan sorak dan senyuman.
Prabowo tak sekadar lewat. Ia menyempatkan diri untuk berbincang langsung dengan beberapa pengungsi, mendengarkan cerita mereka. Sambutan hangat itu pun tak dibiarkannya berlalu begitu saja.
"Saya sampaikan terima kasih," ujarnya.
"Walaupun saudara-saudara, bapak-bapak, ibu-ibu mengalami musibah, masih semangat. Masih cerah, masih menerima saya dengan senyum. Terima kasih, luar biasa," kata Prabowo penuh apresiasi.
Di sisi lain, ia juga punya pesan khusus untuk sang Bupati. Prabowo memintanya untuk terus memperjuangkan nasib rakyat tanpa lelah. Menariknya, di balik situasi sulit ini, ia justru melihat sebuah peluang. Menurutnya, daerah ini punya potensi besar yang sayang untuk disia-siakan.
"Saya diingatkan bahwa sebetulnya ini potensinya sangat besar," tuturnya.
"Insyaallah di saat mendatang kita akan berbuat terbaik untuk rakyat di sini. Kita berjuang supaya rakyat di sini peningkatan kesejahteraannya," tambah Prabowo.
Kunjungannya tak lama. Namun sebelum berpindah ke lokasi berikutnya, ia pamit dengan sebuah harapan.
"Saya izin pamit ke titik selanjutnya. Mudah-mudahan yang terbaik untuk rakyat semuanya," ucapnya sebelum beranjak pergi.
Artikel Terkait
Progres Pembangunan Jalan Multiyears Project di Sulsel Capai 25 Persen
Polisi Tangkap Otak Pembunuhan di Hotel Timika, Motif Balas Dendam
Benda Mirip Rudal Ditemukan Nelayan di Perairan Takalar, Diamankan TNI-Polri
Rustini Muhaimin Serukan Return to Family untuk Selamatkan Fondasi Bangsa di CFD Surabaya