Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Absen di Sidang PN Solo
Padahal sebelumnya, Jokowi pernah berjanji siap tampil di pengadilan untuk memamerkan ijazahnya. Tapi nyatanya, mantan Presiden RI itu justru mangkir. Dia tidak hadir dalam sidang mediasi gugatan Citizen Lawsuit (CLS) yang membahas dugaan ijazah palsu. Sidang itu digelar di Pengadilan Negeri Surakarta, Selasa (21/10/2025).
Gugatan ini sendiri diajukan oleh dua orang, Top Taufan dan Bangun Sutoto. Mereka didampingi kuasa hukumnya, Muhammad Taufiq.
Nah, dari awal aja Taufiq udah pesimis. Dia memprediksi mediasi ini bakal mentok, alias deadlock.
Menurutnya, untuk mediasi yang serius, para pihak utama harus hadir langsung. "Kami sudah menghadirkan dua prinsipal kami, Top Taufan dan Bangun Sutoto. Ternyata Pak Jokowi tidak hadir," ujar Taufiq.
Ya, Jokowi selaku tergugat sama sekali tak terlihat.
Di sisi lain, Taufiq menilai ketidakhadiran ini mencerminkan kurangnya itikad baik dari pihak tergugat untuk berdamai. Bahkan, tawaran dari mediator agar Jokowi bisa hadir secara virtual lewat panggilan konferensi pun konon ditolak mentah-mentah.
"
Sebelumnya, komentar pedas datang dari Dadan Lesmana. Dia dengan sinis menyindir, "SAMPAI KEPALA JOKOWI BOTAK, Saya yakin dia gak akan mau menunjukan ijazahnya walah sudah dipanggil pengadilan 10x kecuali dengan panggilan paksa pihak berwajib."
Lalu dia menambahkan dengan nada becanda, "Eeh memang sudah botak yah…"
Artikel Terkait
Rizky Eka Pratama Resmi Dipanggil ke TC Timnas Indonesia Jelang ASEAN Championship 2026
Bulog Sulselbar Siapkan Pembangunan 11 Gudang Beras untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Pegawai Bank di Surabaya Ditahan Kejari, Diduga Korupsi Kredit Mikro Rp2,9 Miliar
Polisi Masih Selidiki Asal Paket Sabu 981 Gram yang Terdampar di Pesisir Pangkep