Polemik Penerbitan Obligasi Daerah: Antara Kebutuhan Pembiayaan dan Efisiensi Anggaran
Dialog publik yang viral mempertanyakan logika penerbitan surat utang daerah di tengah kondisi keuangan yang menunjukkan surplus anggaran signifikan.
Pertanyaan Fundamental: "Obligasi itu apa sih?"
Jawaban Teknis: "Surat utang, Pak."
Pertanyaan Kritis: "Wong duitnya aja banyak. Ngapain harus ngutang-utang?"
Dilema Kebijakan Fiskal Daerah
Pembahasan mengerucut pada fenomena SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) yang mencapai Rp 6 triliun. Paradoks muncul ketika pemerintah daerah tetap mempertimbangkan penerbitan obligasi senilai Rp 6-7 triliun pada tahun berjalan, meski memiliki dana mengendap dalam jumlah besar.
Pertanyaan Strategis: "Jadi bukan penghematan ya Pak?"
Artikel Terkait
Sorloth Cetak Hattrick, Atletico Madrid Gasak Club Brugge 4-1
Jadwal Imsak Kota Medan 25 Februari 2026 Pukul 05.12 WIB
Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.17 WIB, Disusul Subuh 04.27 WIB
Inter Milan Hadapi Tekanan Berat di Laga Penentu Lawan Bodo/Glimt