logo
  • Minggu, 22 Februari 2026 | 19:19 WIB
  • Network
    • Belum ada.
  • Beranda
  • Nasional
  • News
  • Ragam
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Hukum
  • Internasional
  • Otomotif
Lainnya
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Medsos
  • Indeks
  • Nasional

Tere Liye Soroti Dualisme Penegakan Hukum: Aparat Beri Keteladanan Buruk

Bayu Santoso
- Rabu, 19 November 2025 | 15:00 WIB
Tere Liye Soroti Dualisme Penegakan Hukum: Aparat Beri Keteladanan Buruk
Analisis Kritik Sosial Terhadap Penegakan Hukum di Indonesia

Kritik Pedas Tere Liye: Inkonsistensi Penegakan Hukum di Indonesia

Sastrawan Terkenal Soroti Dualisme Sikap Aparat Terhadap Putusan MK

Tere Liye, sastrawan ternama Indonesia

Jakarta - Gelombang kritik kembali dilancarkan sastrawan ternama Tere Liye terhadap praktik penegakan hukum di Indonesia. Melalui unggahan media sosialnya, penulis produktif ini menyoroti fenomena inkonsistensi aparat dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Keputusan MK yang jelas-jelas mengikat harus segera dilaksanakan, tapi kenapa masih ada keraguan? Pejabat-pejabat ini, elit-elit, sungguh memprihatinkan," tulis Tere Liye dengan nada keras.

Menurut pengamatan Tere Liye, terdapat perbedaan mencolok dalam kecepatan eksekusi putusan MK. Dia membandingkan antara keputusan yang mengatur usia calon wakil presiden yang cepat dilaksanakan dengan putusan-putusan lain yang justru ditanggapi dengan lamban.

Anggaran Besar vs Kinerja

Sorotan tajam juga diarahkan pada institusi Kepolisian Republik Indonesia. Dengan anggaran mencapai Rp 140 triliun, Tere Liye mempertanyakan kenapa masih terdapat sekitar 300 perwira tinggi yang merangkap jabatan sipil.

"Ketika hendak ditertibkan, muncul berbagai alasan yang terkesan dicari-cari. Ini menunjukkan adanya masalah struktural dalam birokrasi kita," tambahnya.

"Jangan salahkan rakyat jika kemudian tidak patuh hukum. Aparat yang seharusnya memberi contoh justru menunjukkan keteladanan yang buruk."

Dampak Sosial yang Mengkhawatirkan

Kritik ini muncul di tengah meningkatnya ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Pakar sosiologi hukum dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ahmad Basuki, mengonfirmasi bahwa keteladanan aparat memang menjadi faktor kunci dalam membangun budaya hukum masyarakat.

"Ketika masyarakat melihat inkonsistensi dalam penegakan hukum di level elite, ini akan menciptakan preseden buruk dan melemahkan legitimasi hukum secara keseluruhan," ujar Prof. Basuki.

Tere Liye menutup kritiknya dengan peringatan keras bahwa kondisi ini jika dibiarkan akan semakin mengikis fondasi negara hukum. Dia menegaskan bahwa reformasi di sektor penegakan hukum harus dimulai dari konsistensi dan keteladanan para penegak hukum sendiri.

Disarikan dari pernyataan Tere Liye | Editor: Redaksi Hukum

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

  • BMKG Pastikan Gempa Kuat di Fiji Tak Picu Ancaman Tsunami bagi Indonesia

    BMKG Pastikan Gempa Kuat di Fiji Tak Picu Ancaman Tsunami bagi Indonesia

  • Kementerian Pertanian Pastikan Harga Ayam di Pasar Minggu Masih Sesuai Acuan

    Kementerian Pertanian Pastikan Harga Ayam di Pasar Minggu Masih Sesuai Acuan

  • Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah

    Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah

  • IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan

    IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan

Rekomendasi

Jokowi Soal Aktor Judi Online Inisial T: Ndak Tau Tanyakan ke Pak Benny

Terpal Tak Sanggup Tahan Amis Sampah di Flyover Ciputat

Setelah Sepuluh Hari, Senyum Kembali di Aceh Tamiang Berkat Air Bersih

Terkini

Gohu Ikan, Kuliner Tradisional Malut yang Telah Jadi Warisan Budaya, Laris Manis Saat Ramadan

Gohu Ikan, Kuliner Tradisional Malut yang Telah Jadi Warisan Budaya, Laris Manis Saat Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:15 WIB
Komisi III DPR Desak Proses Hukum Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Siswa Tewas di Maluku

Komisi III DPR Desak Proses Hukum Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Siswa Tewas di Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:15 WIB
Korea Selatan Protes Keras Acara Hari Takeshima yang Digelar Jepang

Korea Selatan Protes Keras Acara Hari Takeshima yang Digelar Jepang

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:05 WIB
Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Afghanistan, Korban Sipil Berjatuhan

Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Afghanistan, Korban Sipil Berjatuhan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:00 WIB
Indonesia Amankan Penurunan Tarif Ekspor ke AS, Sejumlah Komoditas Bebas Bea

Indonesia Amankan Penurunan Tarif Ekspor ke AS, Sejumlah Komoditas Bebas Bea

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:45 WIB
Ramai Pemburu Takjil di Dua Titik Favorit Jakarta Pusat Jelang Buka Puasa

Ramai Pemburu Takjil di Dua Titik Favorit Jakarta Pusat Jelang Buka Puasa

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:40 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

1

ASSA Suntik Rp54 Miliar ke Anak Usaha Properti untuk Perkuat Operasional

2

Buronan Interpol Kasus TPPO dan Penipuan Online Ditangkap di Bandara Bali

3

Kubu AKBP Didik Bantah Isu Asusila, Polri Tegaskan Fokus pada Kasus Narkoba

4

Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu

5

DPR Temukan Pasar Raya Padang Sepi dan Ada Dugaan Pungli

6

Menlu RI: Pengiriman Pasukan Perdamaian TNI ke Gaza Dapat Restu Penuh Otoritas Palestina

7

Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India untuk Dukung Logistik Koperasi Desa

8

Polri Minta Maaf, Oknum Brimob Diduga Tewaskan Warga di Maluku

9

Impor 105 Ribu Pick Up India Picu Kekhawatiran Industri Komponen Lokal

10

Pakar Kritik Sistem LPDP Usai Polemik Unggahan Cukup Saya WNI

11

Analis Proyeksikan IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan Pekan Depan

12

PT Matahari Putra Prima Gelar Rights Issue Rp780 Miliar untuk Beli Aset dan Perbaiki Struktur Keuangan

13

Eric Dane Tinggalkan Pesan Terakhir untuk Dua Putrinya di Program Netflix

14

Prabowo dan Trump Capai Kesepakatan Dagang di Washington

15

Bayern Muenchen Tahan Kejar Frankfurt untuk Raih Kemenangan 3-2

logo

MURIANETWORK.COM
Jl. Pahlawan No.88, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia

[email protected]

Nasional
News
Ragam
Politik
Ekonomi
Hiburan
Olahraga
Hukum
Internasional
Otomotif
Peristiwa
Gaya Hidup
Teknologi
Medsos
Tentang
Redaksi
Pedoman Media Siber
Privacy

©2026 MURIANETWORK.COM