logo
  • Senin, 01 Juni 2026 | 20:23 WIB
  • Network
    • Belum ada.
  • Beranda
  • Nasional
  • News
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Hukum
  • Internasional
  • Otomotif
Lainnya
  • Peristiwa
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Medsos
  • Indeks
  • Nasional

Tere Liye Soroti Dualisme Penegakan Hukum: Aparat Beri Keteladanan Buruk

Bayu Santoso
- Rabu, 19 November 2025 | 15:00 WIB
Tere Liye Soroti Dualisme Penegakan Hukum: Aparat Beri Keteladanan Buruk
Analisis Kritik Sosial Terhadap Penegakan Hukum di Indonesia

Kritik Pedas Tere Liye: Inkonsistensi Penegakan Hukum di Indonesia

Sastrawan Terkenal Soroti Dualisme Sikap Aparat Terhadap Putusan MK

Tere Liye, sastrawan ternama Indonesia

Jakarta - Gelombang kritik kembali dilancarkan sastrawan ternama Tere Liye terhadap praktik penegakan hukum di Indonesia. Melalui unggahan media sosialnya, penulis produktif ini menyoroti fenomena inkonsistensi aparat dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Keputusan MK yang jelas-jelas mengikat harus segera dilaksanakan, tapi kenapa masih ada keraguan? Pejabat-pejabat ini, elit-elit, sungguh memprihatinkan," tulis Tere Liye dengan nada keras.

Menurut pengamatan Tere Liye, terdapat perbedaan mencolok dalam kecepatan eksekusi putusan MK. Dia membandingkan antara keputusan yang mengatur usia calon wakil presiden yang cepat dilaksanakan dengan putusan-putusan lain yang justru ditanggapi dengan lamban.

Anggaran Besar vs Kinerja

Sorotan tajam juga diarahkan pada institusi Kepolisian Republik Indonesia. Dengan anggaran mencapai Rp 140 triliun, Tere Liye mempertanyakan kenapa masih terdapat sekitar 300 perwira tinggi yang merangkap jabatan sipil.

"Ketika hendak ditertibkan, muncul berbagai alasan yang terkesan dicari-cari. Ini menunjukkan adanya masalah struktural dalam birokrasi kita," tambahnya.

"Jangan salahkan rakyat jika kemudian tidak patuh hukum. Aparat yang seharusnya memberi contoh justru menunjukkan keteladanan yang buruk."

Dampak Sosial yang Mengkhawatirkan

Kritik ini muncul di tengah meningkatnya ketidakpercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Pakar sosiologi hukum dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ahmad Basuki, mengonfirmasi bahwa keteladanan aparat memang menjadi faktor kunci dalam membangun budaya hukum masyarakat.

"Ketika masyarakat melihat inkonsistensi dalam penegakan hukum di level elite, ini akan menciptakan preseden buruk dan melemahkan legitimasi hukum secara keseluruhan," ujar Prof. Basuki.

Tere Liye menutup kritiknya dengan peringatan keras bahwa kondisi ini jika dibiarkan akan semakin mengikis fondasi negara hukum. Dia menegaskan bahwa reformasi di sektor penegakan hukum harus dimulai dari konsistensi dan keteladanan para penegak hukum sendiri.

Disarikan dari pernyataan Tere Liye | Editor: Redaksi Hukum

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

  • Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data di Jalur Puncak, Volume Kendaraan Capai 40.000 per Hari

    Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data di Jalur Puncak, Volume Kendaraan Capai 40.000 per Hari

  • Ruben Onsu Hentikan Nafkah ke Sarwendah karena Tak Dapat Akses Temui Anak

    Ruben Onsu Hentikan Nafkah ke Sarwendah karena Tak Dapat Akses Temui Anak

  • Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Orang, 55 Warga Mengungsi

    Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Orang, 55 Warga Mengungsi

  • Polisi Bekuk Komplotan Pembegal Truk di Maros, Target Empat Lokasi

    Polisi Bekuk Komplotan Pembegal Truk di Maros, Target Empat Lokasi

Rekomendasi

Psikolog Lita Gading Minta TV Tak Undang Orangtua Arra: Mereka Bukan Contoh yang Baik!

Sindikat Penjualan Anak di 4 Provinsi Terbongkar dari Kasus Penculikan Bilqis Makassar

China Salip AS dan Rusia, Kini Jadi Negara dengan Jaringan Diplomatik Terbanyak di Dunia

Terkini

Pemilik WO Marwah di Jakarta Timur Tersangka, Tipu 58 Calon Pengantin hingga Rp 2,6 Miliar

Pemilik WO Marwah di Jakarta Timur Tersangka, Tipu 58 Calon Pengantin hingga Rp 2,6 Miliar

Senin, 01 Juni 2026 | 20:20 WIB
Lovely Runner hingga Goblin: Deretan Drama Korea Paling Adiktif untuk Ditonton Ulang

Lovely Runner hingga Goblin: Deretan Drama Korea Paling Adiktif untuk Ditonton Ulang

Senin, 01 Juni 2026 | 20:15 WIB
390 Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Selasa Pagi

390 Jemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 20:15 WIB
Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data di Jalur Puncak, Volume Kendaraan Capai 40.000 per Hari

Polri Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data di Jalur Puncak, Volume Kendaraan Capai 40.000 per Hari

Senin, 01 Juni 2026 | 20:00 WIB
Pria Ngaku Sultan Nusantara dan Keturunan Sultan Pemilik Lahan Sawit, Tipu Puluhan Jemaah Pengajian di Banyumas hingga Ratusan Juta

Pria Ngaku Sultan Nusantara dan Keturunan Sultan Pemilik Lahan Sawit, Tipu Puluhan Jemaah Pengajian di Banyumas hingga Ratusan Juta

Senin, 01 Juni 2026 | 20:00 WIB
Survei Global: 67 Persen Responden Khawatir AI Bakal Hilangkan Banyak Pekerjaan, Indonesia Paling Cemas

Survei Global: 67 Persen Responden Khawatir AI Bakal Hilangkan Banyak Pekerjaan, Indonesia Paling Cemas

Senin, 01 Juni 2026 | 19:50 WIB
Lihat Semua

Terpopuler

1

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Cikarang Barat, Enam Unit Damkar Dikerahkan

2

BGN Suspensi 8.182 Unit Pelayanan Gizi Selama Program Makan Bergizi Gratis Berjalan

3

Mama Sinta Bantah Difasilitasi Pihak Tertentu ke Jakarta, Tegaskan Biaya Perjalanan Pribadi

4

Luis Suarez Dicoret dari Skuad Uruguay untuk Piala Dunia 2026, Bielsa Pilih Darwin Nunez

5

Telkomsel Resmi Angkat Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris Efektif Juni 2026

6

Menkeu: Aturan DHE SDA Perkuat Likuiditas Bank Himbara, tapi Harga Saham Belum Bergerak

7

Kiandra Ramadhipa Gagal Finis di Mugello Usai Kecelakaan di Lap Terakhir Saat Incar Podium

8

Investasi Global AI Tembus Rp10.300 Triliun pada 2025, Melonjak 129,9 Persen

9

Presiden Prabowo Hadiri Upacara Persemayaman Ryamizard Ryacudu di Kemhan

10

Ledakan Bom Bersejarah Perang Dunia II di Biak Numpor Tewaskan Lima Warga, Tiga Lainnya Hilang

11

Menteri Fadli Zon Sambut Baik Investigasi Benda Kolonial Belanda, Dorong Repatriasi demi Keadilan Sejarah

12

PSIS Semarang Incar Deri Corfe untuk Proyek Promosi ke Liga 1 Musim Depan

13

Mendagri Tito Karnavian Kenang Kedekatan dengan Ryamizard Ryacudu: Sama-Sama Putra Sumatera

14

Timnas Indonesia Coret Jay Idzes dan Jordi Amat untuk FIFA Matchday Juni 2026

15

Visa Bermasalah, Keberangkatan Timnas Afrika Selatan ke Piala Dunia 2026 Tertunda

logo

MURIANETWORK.COM
Jl. Pahlawan No.88, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, Indonesia

[email protected]

Nasional
News
Ragam
Ekonomi
Politik
Olahraga
Hiburan
Hukum
Internasional
Otomotif
Peristiwa
Gaya Hidup
Teknologi
Medsos
Tentang
Redaksi
Pedoman Media Siber
Privacy

©2026 MURIANETWORK.COM