Warga Palestina di Khan Younis, Jalur Gaza, terpaksa mengantre sangat panjang hanya untuk mendapatkan sepotong roti. Pemandangan antrean yang mengular menjadi pemandangan sehari-hari di titik-titik distribusi makanan yang masih beroperasi.
Kondisi ini memaksa warga harus bersabar selama berjam-jam. "Saya harus menunggu sekitar dua jam hanya untuk mendapatkan jatah roti," ujar salah seorang warga yang mengantre, menggambarkan betapa sulitnya memenuhi kebutuhan pangan dasar.
Keterbatasan pasokan bahan pokok juga menjadi kendala besar. Banyak keluarga di Gaza berharap pasokan tepung dapat segera normal agar mereka bisa memanggang roti sendiri di rumah, yang merupakan cara bertahan hidup yang lebih mandiri di tengah krisis.
Setelah gencatan senjata diberlakukan, sedikit harapan muncul. Beberapa toko roti di Jalur Gaza perlahan mulai membuka kembali usahanya, memberikan akses yang sangat dibutuhkan warga terhadap makanan pokok ini.
Artikel Terkait
Presiden Panggil Chatib Basri ke Istana, Istana Bantah Terkait Isu Reshuffle Menkeu
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Lampung, Target Renovasi 400 RS dan 10 Ribu Puskesmas
Dua Mahasiswi UPN Veteran Jatim Terjebak 30 Menit di Lift Akibat Listrik Padam
Mahfud MD Desak Kejaksaan Agung Periksa Wakil Pimpinan BGN Nanik S Deyang soal Korupsi MBG