Rencana Pembongkaran Halte Terbengkalai
Nasib Halte Tosari lama sejalan dengan komitmen pemerintah DKI Jakarta. Gubernur Pramono Anung menyatakan akan membersihkan ibu kota dari fasilitas publik yang sudah tidak terpakai, termasuk shelter Transjakarta dan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang terbengkalai.
"Tidak perlu alasan khusus untuk membongkar halte-halte yang sudah tidak terpakai. Seperti yang di BNN sudah dibongkar. Nanti di Tosari pun, yang di jantung Jakarta, akan saya bongkar yang samping. Sudah dibuat halte yang bagus, masa sebelahnya dibiarkan terbengkalai?" tegas Pramono.
Proses pembongkaran tidak dilakukan secara instan. Pemerintah provinsi harus mempertimbangkan aspek anggaran dan hukum sebelum mengambil tindakan. Meski demikian, komitmen untuk menata ulang kawasan dan menghilangkan bangunan tidak terpakai tetap menjadi prioritas.
Halte Tosari lama kini benar-benar hanya menunggu waktu. Bangunan yang pernah menjadi bagian penting transportasi Jakarta ini bersiap mengakhiri perannya, meninggalkan kenangan bagi mereka yang pernah merasakan suasana ramainya di masa lalu.
Artikel Terkait
Proyek Perbaikan Jalan Aroepala Makassar Picu Kemacetan, Diklaim Bukan Sekadar Tambal Sulam
Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 per Gram pada Perdagangan Kamis
Jadwal Musda Golkar Sulsel Tunggu Kepastian dari Pusat
Karcis Parkir Tak Sesuai Picu Pengeroyokan Juru Parkir di Makassar