Misteri Hilangnya Muhammad Kenzie Alfarezzi: Kronologi dan Perkembangan Terbaru Kasus
Sudah lebih dari tiga tahun Muhammad Kenzie Alfarezzi, seorang bocah laki-laki, menghilang secara misterius di Kabupaten Bungo, Jambi. Peristiwa hilangnya Kenzie ini terjadi saat ia masih berusia tiga tahun, dan hingga kini statusnya masih belum diketahui, membuat keluarganya terus berharap.
Kronologi Lengkap Hilangnya Kenzie
Hilang Saat Bermain di Depan Rumah
Pada tanggal 1 September 2022, Muhammad Kenzie Alfarezzi dilaporkan hilang. Kejadian ini berlangsung di area depan rumah keluarganya yang terletak di Dusun Danau, Kabupaten Bungo, Jambi. Saat itu, Kenzie yang berusia tiga tahun sedang asyik bermain.
Ibunda Kenzie, Firda Muslimah, yang pada saat kejadian sedang berjualan di dekat lokasi, sempat melihat anaknya bermain. Namun, Kenzie kemudian menghilang dari pandangan dalam sekejap. Pencarian segera dilakukan oleh keluarga dan warga setempat, tetapi tidak membuahkan hasil. Laporan resmi kemudian diajukan ke Polres Bungo pada dini hari pukul 03.00 WIB.
Adanya Saksi Mata dan Dugaan Pelaku
Dalam perkembangan penyelidikan, muncul keterangan dari seorang saksi mata. Saksi tersebut melaporkan melihat Kenzie dibawa oleh seorang perempuan yang tidak dikenali. Perempuan itu diduga mengendarai sebuah skuter matik Honda Scoopy berwarna krem, dan Kenzie terlihat dibonceng di depan. Sebuah detail penting adalah bahwa perempuan tersebut mengenakan masker, sehingga membuat identitasnya sulit untuk dikenali oleh warga sekitar.
Perkembangan Terkini Kasus Kenzie di Tahun 2025
Kasus lama ini kembali mencuat ke permukaan publik setelah sebuah insiden penculikan lain berhasil diungkap. Seorang anak perempuan berusia 4 tahun, Bilqis Ramdhani, berhasil diselamatkan dari Suku Anak Dalam di Jambi pada Sabtu, 8 November 2025.
Momen ini menjadi titik terang baru karena turut beredar sebuah video yang menunjukkan seorang anak dari Suku Anak Dalam yang memiliki kemiripan fisik dengan Kenzie. Polisi pun turun langsung untuk memverifikasi video tersebut dan mengonfirmasi adanya kemiripan tersebut.
Pembentukan Tim Khusus dan Investigasi Polisi
Merespon perkembangan ini dan setelah tiga tahun pencarian yang belum membuahkan hasil, kepolisian akhirnya membentuk sebuah tim khusus. Selama ini, penyelidikan dinilai mengalami kendala signifikan akibat minimnya saksi dan tidak adanya kamera CCTV di area tempat Kenzie hilang.
Tim penyidik kini mulai menyelidiki kemungkinan adanya kaitan antara pelaku penculikan Bilqis dengan kasus hilangnya Kenzie. Langkah investigasi yang dilakukan meliputi pemeriksaan terhadap 19 orang saksi dan pemanfaatan teknologi informasi mutakhir. Salah satu teknik yang digunakan adalah cell dump, yaitu pengambilan data untuk mengidentifikasi nomor telepon seluler yang mengakses sinyal di sekitar lokasi kejadian pada hari Kenzie hilang.
Harapan Keluarga
Firda Muslimah, ibu Kenzie, menyampaikan harapannya yang besar terkait penangkapan pelaku dalam kasus Bilqis. Ia berharap momen ini dapat memberikan petunjuk baru untuk menemukan anaknya. "Harapannya, dengan adanya pelaku penculikan yang tertangkap itu, kami berharap dapat petunjuk dari situ, siapa tahu itu sindikat yang sama," ujar Firda. Ia juga berdoa agar Kenzie dapat ditemukan dalam keadaan selamat, sebagaimana yang dialami oleh Bilqis.
Artikel Terkait
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi, Dirasakan di Piru