Iran memperluas serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Kali ini, fasilitas di Arab Saudi menjadi sasaran rudal balistik Teheran.
Berdasarkan laporan Axios yang mengutip sumber pejabat AS, serangan terjadi pada Sabtu dini hari, 18 Juli 2026. Ini merupakan serangan langsung pertama Iran ke Arab Saudi sejak perang melawan AS dan Israel meletus hampir empat bulan lalu.
Sebelumnya, Iran tercatat pernah menyerang kompleks petrokimia Jubail di Arab Saudi pada awal April. Namun, kali ini targetnya adalah pangkalan militer AS. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari kedua negara mengenai lokasi dan target rinci serangan.
Pada Jumat kemarin, Iran melancarkan serangan ke pangkalan-pangkalan militer AS di enam negara Timur Tengah: Bahrain, Kuwait, Qatar, Suriah, Yordania, dan Oman. Rentetan serangan itu merupakan balasan atas gempuran militer AS sehari sebelumnya ke berbagai lokasi di Iran, yang menargetkan fasilitas militer, radar, dan telekomunikasi.
Otoritas Iran melaporkan serangan AS juga mengenai infrastruktur sipil, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai puluhan lainnya.
Artikel Terkait
Pezeshkian: Saatnya Akhiri Perang, Iran di Posisi Kuat
Saudi Eksekusi Mati Pengedar Narkoba Residivis di Riyadh
Iran Siap Perluas Serangan ke Pangkalan AS di Eropa
Ketua Parlemen Iran Kecam Tekanan AS dan Sebut Pejabatnya Tak Kompeten