Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah Jika AS Serang Infrastruktur Energi Teheran

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:30 WIB
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah Jika AS Serang Infrastruktur Energi Teheran

Iran meminta kelompok pemberontak Houthi yang bermarkas di Yaman untuk bersiap menutup jalur minyak Laut Merah jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur energi Teheran. Gagasan ini telah dibahas di kalangan pimpinan Iran dan disampaikan kepada Houthi, menurut tiga sumber yang berbicara kepada Reuters pada Kamis (16/7).

Dua sumber pejabat senior Iran dan satu sumber regional yang memahami persoalan ini mengungkapkan bahwa permintaan tersebut muncul sebagai respons terhadap potensi serangan AS terhadap pembangkit listrik Iran. Langkah ini berpotensi memicu ancaman baru yang signifikan terhadap pasokan energi global.

Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa Houthi baru-baru ini telah diberitahu mengenai permintaan Iran, yang sebelumnya belum pernah dilaporkan oleh media. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana pesan itu disampaikan atau apakah hal itu dilakukan setelah adanya ancaman dari Presiden AS Donald Trump pada Selasa (14/7) untuk menyerang infrastruktur energi Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran dan juru bicara Houthi belum memberikan tanggapan langsung.

Houthi Kerahkan Drone

Sumber lain yang dekat dengan Houthi mengungkapkan bahwa kelompok yang didukung Teheran itu telah menyelesaikan persiapan untuk menyerang kapal-kapal dengan mengerahkan rudal dan drone di dekat Selat Bab el-Mandeb, yang merupakan gerbang menuju Laut Merah. Bahkan, Houthi dilaporkan sedang menunggu perintah untuk memulai serangan tersebut.

Ancaman apa pun terhadap Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb berisiko memperburuk krisis energi global, yang dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Situasi ini menggarisbawahi risiko eksplosif dari babak baru konflik. Dengan Selat Hormuz telah ditutup aksesnya, serangan Houthi terhadap kapal atau pelabuhan di Laut Merah akan mengganggu dua jalur ekspor minyak utama Timur Tengah secara bersamaan.

Salah satu sumber yang dekat dengan Houthi menambahkan bahwa perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah berada di Yaman dan akan mengendalikan keputusan soal kapan Selat Bab el-Mandeb akan ditutup.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags