Hal tersebut dilakukan untuk membuat Israel tidak mendapat bantuan.
Dalam penyerangan ke Palestina, Israel mendapat banyak sumbangan.
Baca Juga: Bangun Perusahaan Label 'OA', Jennie Blackpink Umumkan Karir Solonya di Masa Depan
Oleh karenanya, masyarakat beramai-ramai lakukan boikot brand yang mendukung genosida.
Starbucks menjadi salah satu brand yang jadi target boikot.
Hal ini terjadi karena Starbucks diketahui mendukung Israel.
Tak tanggung-tanggung, efek boikot membuat Starbucks mengalami kerugian besar.
Baca Juga: Lirik Lagu Back to Christmas - NINE.i Beserta Terjemahan Bahasa Indonesia
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April