Hal tersebut dilakukan untuk membuat Israel tidak mendapat bantuan.
Dalam penyerangan ke Palestina, Israel mendapat banyak sumbangan.
Baca Juga: Bangun Perusahaan Label 'OA', Jennie Blackpink Umumkan Karir Solonya di Masa Depan
Oleh karenanya, masyarakat beramai-ramai lakukan boikot brand yang mendukung genosida.
Starbucks menjadi salah satu brand yang jadi target boikot.
Hal ini terjadi karena Starbucks diketahui mendukung Israel.
Tak tanggung-tanggung, efek boikot membuat Starbucks mengalami kerugian besar.
Baca Juga: Lirik Lagu Back to Christmas - NINE.i Beserta Terjemahan Bahasa Indonesia
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden