Ini tidak hanya mengurangi kemampuan Hamas untuk bergerak secara bebas di bawah tanah, tetapi juga memutus jalur pasokan krusial mereka.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa Israel telah menyusun rencana taktis yang efektif untuk meredam ancaman dari dalam terowongan yang kompleks di Gaza.
Meskipun keberhasilan taktik ini telah memberikan keunggulan bagi Israel, konflik tetap berlanjut, menciptakan tantangan besar bagi perdamaian di kawasan tersebut.
Dunia internasional terus memantau perkembangan konflik ini, dengan beberapa pihak menyerukan gencatan senjata dan dialog sebagai langkah menuju penyelesaian damai.
Sementara itu, pertempuran terus berlangsung di wilayah Gaza, dan pertanyaan tentang masa depan kawasan ini dan upaya untuk mencapai stabilitas tetap menjadi fokus utama dalam situasi yang semakin kompleks ini.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: literasinetwork.com
Artikel Terkait
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang
AS Akhirnya Meringkus Dua Kapal Tanker Armada Bayangan Venezuela