murianetwork.com - Pada tanggal 6 Januari 2024 lalu, Jakarta International Stadium (JIS) menjadi saksi dari ajang penghargaan bergengsi yaitu Golden Disc Awards (GDA) ke-38.
Acara tersebut dimeriahkan oleh sejumlah grup Kpop ternama seperti Lesserafim, Enhypen, Stray Kids, dan masih banyak lagi.
Acara tersebut berlangsung meriah dan dipuji oleh warga lokal mau pun internasional.
Baca Juga: Ramai Aksi Ancaman Boikot Drama Korea Marry My Husband, Ternyata Penulisnya Diduga...
Mulai dari kualitas kameramen, kemewahan tempat duduk artis, desain panggung yang menakjubkan, hingga kualitas sound system yang bagus.
Para fans juga memberikan selamat kepada Seventeen dan Newjeans sebagai peraih Daesang atau penghargaan tertinggi di acara tersebut.
Seventeen memenangkan Album Of The Year dengan albumnya 'FML', sementara Newjeans memenangkan kategori Song of the Year dengan lagu 'Ditto'.
Namun, di balik keindahan acara tersebut, terjadi kericuhan yang diduga melibatkan fansite asal Korea dengan petugas keamanan acara.
Kericuhan tersebut terjadi karena para fansite diduga melanggar aturan pihak acara dengan membawa kamera pro dan masuk ke venue tanpa wristband.
Baca Juga: Haechan Mendadak Absen dalam Konser NCT 127! NCTZen Ungkap Pesan Menyentuh Ini...
Ketika diamankan oleh petugas, para fansite ini diduga tidak terima dan menyebabkan kericuhan, seperti mengamuk, berteriak, melakukan kekerasan terhadap petugas, dan mengacungkan jari tengah selama acara berlangsung.
Kejadian ini telah menimbulkan reaksi yang cukup besar dari masyarakat Indonesia dan netizen.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Sule Bawa Kejutan dan Gelak Tawa di Konser Comeback Mahalini
Mahalini Kembali ke Panggung, Konser KOMA Hangatkan Istora Senayan
Agrikulture Rilis Single Baru Terang Di Gelap Cahaya, Usung Refleksi Urban Lewat Dance-Punk
Rizky Febian Gandeng Musisi Tunanetra Willy Albani Rilis Single Mencinta Tanpa Arah