Habib Jafar Tegaskan Masjid Harus Jadi Ruang Aman, Bukan Tempat Kekerasan
Pendakwah Habib Jafar memberikan tanggapan mengejutkan terkait kasus viral mahasiswa tewas dianiaya usai tidur di masjid. Menurutnya, insiden ini merupakan bentuk kriminalitas yang disamarkan dengan dalih agama.
Dalam penjelasannya di Podcast Deddy Corbuzier, Habib Jafar menyoroti anomali dalam kasus tersebut. "Itu kriminalitas di ruang suci yang atas nama membela kesucian. Penuh anomali itu," tegasnya.
Kisah Nabi Muhammad dan Ashabus Suffah
Habib Jafar mengingatkan sejarah Islam tentang toleransi Nabi Muhammad terhadap orang yang tinggal di masjid. Nabi Muhammad justru memperbolehkan para sahabat dari kalangan tunawisma yang dikenal sebagai Ashabus Suffah untuk menetap di serambi Masjid Nabawi.
"Nabi Muhammad bukan hanya memperbolehkan beristirahat atau tidur di masjid, tapi masjidnya Nabi Muhammad menjadi ruang para tunawisma," jelas Habib Jafar.
Sikap Nabi Muhammad Menjaga Kesucian Masjid
Lebih lanjut, Habib Jafar memaparkan contoh konkret bagaimana Nabi Muhammad menghadapi pelanggaran di masjid dengan cara yang lembut. Salah satu kisah yang diceritakan adalah tentang seorang Arab Badui yang kencing di dalam masjid.
"Sahabat kesal, mau marah, Nabi menghalangi. Nabi bersabda 'Sesungguhnya Islam itu adalah agama yang mudah, maka jangan mempersulit. Maafkan dia, bersihkan kencingnya setelah itu ajari dia tentang salahnya'," tutur Habib Jafar mengutip sikap Rasulullah.
Fungsi Masjid Menurut Pandangan Islam
Berdasarkan teladan Nabi Muhammad, Habib Jafar menegaskan bahwa masjid seharusnya menjadi tempat yang aman bagi semua orang, bukan hanya sekadar tempat ibadah. "Masjid itu bukan hanya ruang iman, tapi ruang aman bagi siapa saja," pungkasnya.
Pernyataan Habib Jafar ini menjadi pengingat penting tentang fungsi masjid yang sebenarnya dalam Islam, terutama dalam merespons kasus kekerasan yang terjadi di tempat ibadah.
Artikel Terkait
Rizky Febian Gandeng Musisi Tunanetra Willy Albani Rilis Single Mencinta Tanpa Arah
Lee Seung Gi dan Lee Da In Dikabarkan Menantikan Anak Kedua
Suami Mpok Alpa Siap Gugat Mantan Manajer Diduga Gelapkan Rp2,1 Miliar
Keluarga Almarhumah Tika Bantah Klaim Restu Poligami Pesulap Merah