Pandji juga menyatakan kesiapannya menghadapi dua proses hukum yang sedang berjalan: proses hukum negara melalui laporan kepolisian dan proses hukum adat Toraja. Menurutnya, penyelesaian secara adat hanya dapat dilakukan di Toraja berdasarkan pembicaraan dengan Ibu Rukka.
Meski meminta maaf, Pandji berharap kasus ini tidak membuat komika lain takut mengangkat nilai budaya Indonesia dalam karya mereka. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki keragaman budaya, suku, agama, dan ras yang merupakan jati diri bangsa.
"Yang penting bukan berhenti membicarakan SARA, tapi bagaimana membicarakannya tanpa merendahkan atau menjelek-jelekkan," pungkas Pandji menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Lee Junho Pertimbangkan Tawaran Main di Drama Buy King, Berpotensi Duel Akting dengan Joo Ji Hoon
Titan Tyra Minta Maaf Usai Kontroversi Rebahkan Kursi Pesawat Saat Hamil
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska