Duka Karina Ranau: Dari Psikiater hingga Keinginan Tidur di Makam Suami
Sudah sebulan berlalu sejak aktor Epy Kusnandar berpulang pada 3 Desember lalu. Duka itu masih terasa sangat berat, terutama bagi sang istri, Karina Ranau. Rupanya, beban kehilangan itu sampai membuatnya harus mencari pertolongan profesional.
"Sampai hari ke berapa, saya sempat pergi ke psikiater," aku Karina, suaranya mungkin masih tergetar saat mengingat masa-masa itu.
Bagi Karina, semuanya terasa seperti mimpi buruk yang tak kunjung usai. Rasanya tak masuk akal, suaminya pergi begitu cepat. Pikirannya kacau, hatinya hancur. Setelah tujuh hari, kebingungan itu malah semakin menjadi-jadi.
"Kayak mimpi, gimana rasanya," tuturnya.
"Kita berdua sama anak di jalan nggak tahu harus ke mana. Muter-muter aja di Jakarta. Bingung. Mau ke mana, ya? Pokoknya nggak karuan," imbuh Karina, menggambarkan betapa hilang arahnya dia saat itu.
Rumah, yang seharusnya menjadi tempat ternyaman, justru terasa menakutkan. Berat sekali baginya untuk memasukinya. Bahkan, ada saat di mana pikiran ekstrem melintas di benaknya. Dia dan anaknya sempat berpikir untuk tidak pulang sama sekali.
"Nggak berani pulang. Kita akhirnya keliling. Apa kita tidur di makam aja? Intinya pengin selalu dekat sama Papi," tukasnya.
Di tengah kesedihan itu, Karina teringat pesan mendalam dari sang suami. Epy rupanya punya satu keinginan yang sederhana namun mendasar: ingin diakui sebagai dirinya sendiri, bukan hanya sebagai 'Kang Mus' dari sinetron fenomenal itu.
Artikel Terkait
Bambang Bocorkan 3 Janji Manis untuk Meisya Siregar
Sal Priadi Beri Klarifikasi Usai Foto Bareng Sitok Srengenge Picu Polemik
Denny Sumargo Santai Tanggapi Gosip, Hotman Paris Sembur Sindiran Pedas
Selebgram Safa Marwah Dihujani Curhat Korban Ridwan Kamil