Di Balik Toga: Perjalanan Panjang Vinessa Inez Sebagai Ibu Tunggal dan Mahasiswa
Menjadi ibu tunggal saja sudah seperti menjalani dua pekerjaan sekaligus. Tapi Vinessa Inez memilih untuk menambah daftar kesibukannya: ia kuliah S1. Dan baru-baru ini, perjuangannya itu akhirnya berbuah manis. Aktris itu berhasil menyandang gelar sarjana, sambil tetap mengasuh buah hatinya, Zio.
Bayangkan saja. Jadwal syuting yang tak menentu, tumpukan tugas kuliah, dan tentu saja, tanggung jawab sebagai seorang ibu. Itu semua ia jalani sendiri. Tidak heran jika perjuangannya menarik perhatian banyak orang. Bagaimana caranya membagi waktu?
Dalam sebuah obrolan di program Pagi-Pagi Ambyar, Vinessa sedikit membuka rahasianya.
“Aku udah tau kalau hari-hari kuliah itu udah pasti yang gak pasti biasanya syuting. Ditengah-tengah syuting ini biasanya aku minta 1 hari break yang bener-bener buat di rumah untuk quality time,” ujarnya.
Hari itu, jelasnya, benar-benar dikhususkan untuk anaknya. Tanpa gangguan. Itu komitmennya.
Namun begitu, di tengah gempuran kewajiban itu, Vinessa sadar betul bahwa dirinya sendiri juga butuh diperhatikan. Kalau tidak, semuanya bisa berantakan. Untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya, ia punya ritual sederhana.
“Buat diri sendiri biasanya lari pagi dan dialog yang ada di dalam diri yang sering dipikirkan lebih ke lepas. Dibilang ada masalah juga enggak, paling soal bagi waktu. Terus aku harus tetap bisa waras di tengah-tengah gempuran ini, kaya kemarin kuliah, urus Zio, belum lagi kalau ada laporan dari sekolah. Itu kan cukup membuat capek,” jelasnya dengan jujur.
Kata-kata “tetap waras” itu mungkin terdengar sederhana. Tapi bagi siapa saja yang pernah merasakan tekanan berlapis, maknanya sangat dalam. Disiplin dan tekadnya ternyata membuahkan hasil yang membanggakan.
Vinessa Inez berhasil meraih gelar S1 di tengah kesibukannya sebagai aktris dan ibu tunggal.
Momen kelulusan itu ia abadikan dan bagikan melalui Instagram. Unggahannya bukan sekadar foto dengan toga. Melainkan cerita panjang yang penuh peluh.
“Foto-foto ini adalah saksi bisu betapa air mata dan peluh seorang ibu tunggal bisa berubah menjadi sebuah kebanggaan. Ada malam-malam di mana Mimi harus terjaga antara tumpukan tugas dan memastikan tidurmu nyenyak,” tulisnya.
“Bekerja untuk menyambung hidup, mendekapmu untuk menyalurkan cinta, dan belajar demi menjemput masa depan kita,” sambungnya.
Bagi Vinessa, gelar sarjana ini jauh lebih dari sekadar titel akademik. Ini adalah bukti nyata, sebuah monumen untuk perjuangan yang ia lalui bersama anaknya. Dalam pesannya, ia menyelipkan semangat untuk ibu tunggal lainnya.
“Ternyata benar, tidak ada yang mustahil bagi seorang ibu yang menjadikan anaknya sebagai sumber kekuatan. Hari ini, Mimi wisuda bukan untuk pamer gelar, tapi untuk membuktikan kepadamu, Nak, bahwa kita bisa melampaui badai apa pun.”
“Untuk seluruh Ibu Tunggal yang sedang berjuang meniti studi: jangan menyerah. Kita tidak hanya sedang kuliah, kita sedang melukis masa depan yang lebih cerah untuk buah hati kita.”
Kisahnya memang bukan tentang kesempurnaan. Ini tentang keteguhan. Tentang memilih untuk tidak berhenti, meski beratnya sering kali terasa tak tertahankan. Dan di akhir perjalanan itu, ada sebuah pencapaian yang terasa sangat personal, sekaligus mampu menginspirasi banyak orang di luar sana.
Artikel Terkait
Agrikulture Rilis Single Baru Terang Di Gelap Cahaya, Usung Refleksi Urban Lewat Dance-Punk
Rizky Febian Gandeng Musisi Tunanetra Willy Albani Rilis Single Mencinta Tanpa Arah
Lee Seung Gi dan Lee Da In Dikabarkan Menantikan Anak Kedua
Suami Mpok Alpa Siap Gugat Mantan Manajer Diduga Gelapkan Rp2,1 Miliar