Perjalanannya dimulai dari Saint James Parish. Bakat musiknya sudah terlihat sejak kecil, bahkan ia sudah mulai menulis lagu saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Di usia belia 14 tahun, ia memutuskan pindah ke Kingston. Tak butuh waktu lama, lagu pertamanya, "Hurricane Hattie", langsung meledak di tingkat nasional.
Namun begitu, panggung internasional baru benar-benar terbuka setelah penampilan epiknya di World's Fair 1964 di New York. Momen itu mengantarnya pada kontrak dengan Island Records dan membawanya hijrah ke Inggris.
Album-album di era 60-an seperti Hard Road to Travel dan Wonderful World, Beautiful People langsung disambut hangat. Tapi terobosan terbesarnya terjadi tahun 1972, saat ia membintangi film kultus The Harder They Come.
Film itu bukan hanya sukses, tapi menjadi pintu gerbang reggae ke dunia. Soundtrack-nya, yang diisi banyak lagu Cliff, ikut melambung. Lagu-lagu seperti "Many Rivers to Cross", "You Can Get It If You Really Want", dan "The Harder They Come" pun melekat di telinga penggemar global.
Kini, sang legenda telah pergi. Tapi warisan musiknya akan terus bergema.
Artikel Terkait
Inara Rusli Buka Suara: Saat Itu Saya Tak Pikirkan Dia Sudah Beristri
Adly Fairuz Diduga Palsukan Identitas Jenderal untuk Tipu Calon Taruna Akpol
Video Viral Intimidasi Warga Buka Borok Pengelolaan Dana Desa di Garut
Impian Biarawati yang Berubah Jadi Sorotan Hollywood: Kisah Anne Hathaway