Sumber Kekayaan Sarwendah: Bisnis Kuliner, Fesyen, hingga YouTube yang Mendunia

- Senin, 17 November 2025 | 20:20 WIB
Sumber Kekayaan Sarwendah: Bisnis Kuliner, Fesyen, hingga YouTube yang Mendunia

Asal Kekayaan Sarwendah: Bisnis dan Sumber Penghasilan di Balik Isu Debt Collector

Isu penagihan utang yang melibatkan rumah Sarwendah dan Ruben Onsu menjadi perbincangan publik. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben menyatakan bahwa masalah cicilan tersebut seharusnya tetap menjadi urusan privat.

Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu tidak pernah menunggak pembayaran cicilan. "Untuk bulan ini, menurutnya tanggal pembayaran belum jatuh tempo atau mungkin hanya terlambat satu hari," jelas Minola di Jakarta Timur.

Ia juga menyoroti kemunculan berita ini di ranah publik serta potensi pelanggaran hukum dari tindakan debt collector yang dapat memunculkan framing negatif terhadap Ruben Onsu.

Di tengah sorotan ini, perhatian beralih kepada sumber penghasilan dan portofolio bisnis yang dijalankan Sarwendah.

Portofolio Bisnis Sarwendah

Sarwendah membangun kekayaannya melalui berbagai usaha di sektor kuliner, fesyen, dan kecantikan. Berikut adalah beberapa bisnis yang dikelolanya:

Sarwendah Juice

Usaha di bidang kuliner ini menawarkan beragam minuman sehat seperti jus buah, jus sayuran, dan minuman herbal.

Daster Sarwendah Asli dan Swily

Di industri fesyen, Sarwendah memiliki bisnis daster dan merek alas kaki wanita bernama Swily yang telah menarik perhatian banyak konsumen.

Sarwendah Secret Shine

Bisnis ini bergerak di bidang perawatan diri dengan produk khusus untuk rambut dan kuku.

Penghasilan dari Media Sosial dan YouTube

Selain bisnis fisik, Sarwendah juga mendapatkan pendapatan dari endorsement di media sosial serta channel YouTube "Sarwendah Official". Diperkirakan penghasilannya dari YouTube mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per tahun.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar