Advokat muda Yuenchi Arwindi angkat bicara setelah namanya viral di media sosial dituduh sebagai simpanan atau ani-ani mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Melalui video klarifikasi yang diunggah di akun pribadinya, Yuenchi membantah keras seluruh tuduhan tersebut.
Dalam pernyataannya, Yuenchi bersumpah bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya adalah fitnah. "Saya bukan ani-ani, saya bukan simpanan, saya tidak pernah menerima uang miliaran rupiah, saya tidak pernah menyimpan aset siapa pun sebagaimana yang dituduhkan," tegasnya dalam video yang dikutip Kamis (16/7/2026).
Yuenchi juga menegaskan tidak pernah memiliki hubungan pribadi dengan Febrie Adriansyah selama yang bersangkutan menjabat sebagai Jampidsus. Bahkan, ia mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan Febrie. "Semua tuduhan yang diarahkan kepada saya sama sekali tidak benar," ujarnya.
Ia menduga namanya dikaitkan dengan perkara tersebut karena profesinya sebagai advokat dan pernah bekerja di kantor hukum yang berlokasi di sekitar Kejaksaan Agung. Meski demikian, Yuenchi menegaskan seluruh pekerjaannya dilakukan secara profesional sesuai hukum dan kode etik advokat.
Klarifikasi ini mendapat beragam respons dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah Yuenchi yang memilih memberikan penjelasan secara terbuka. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak lain yang namanya turut dikaitkan dalam isu tersebut.
Artikel Terkait
Polri Pastikan Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah Sah Secara Hukum
Kejagung: Trading in Influence Bukan Pasal, tapi Modus Dugaan Korupsi Jampidsus
Bareskrim: Penggeledahan dan Penyitaan di Kasus Febrie Sesuai Prosedur
Kejagung Nilai Eks Jampidsus Febrie Tak Sesuai Fakta Saat Diperiksa