MURIANETWORK.COM - Sebanyak 7.000 paket sembako telah disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) kepada warga kurang mampu di sejumlah wilayah, termasuk para pemulung di Jakarta Timur. Bantuan senilai Rp6,4 miliar yang datang menjelang Ramadan 1447 H ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera dan mempererat hubungan kemanusiaan antara Indonesia dan Arab Saudi.
Antusiasme Masyarakat Sambut Bantuan
Di lokasi penyaluran, seperti di kawasan Pinang Ranti, antusiasme warga terlihat jelas. Ratusan orang mengantre untuk menerima paket yang berisi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, serta bumbu pelengkap seperti kecap, saus, garam, dan gula. Bantuan ini dinilai tepat waktu dan sangat berarti untuk menyambut bulan suci, di mana kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Penyaluran Ditujukan untuk yang Paling Memerlukan
Ketua BAZNAS Noor Achmad menegaskan bahwa penyaluran dilakukan dengan memprioritaskan kelompok yang paling rentan. Kriteria penerima mencakup kondisi ekonomi yang lemah, tempat tinggal yang belum layak, serta keluarga yang sedang menghadapi kesulitan.
"Kita untuk ke sekian kalinya kembali mendapatkan bantuan dari Pusat Bantuan Kemanusiaan dan Pertolongan Raja Salman (KSrelief). Alhamdulillah, bantuan ini memang sangat ditunggu oleh masyarakat Indonesia,” tuturnya pada Jumat (13/2/2026).
Noor menambahkan bahwa kebahagiaan penerima manfaat terasa sangat luar biasa. "Bantuan tersebut kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Ketika mereka mendapatkan bantuan dari KSrelief, kebahagiaan yang dirasakan sungguh luar biasa," jelasnya.
Distribusi Merata hingga ke Daerah Lain
Selain di Jakarta, distribusi bantuan juga menjangkau wilayah-wilayah lain di Pulau Jawa. Provinsi Banten menerima 1.125 paket, Jawa Barat mendapatkan 1.375 paket, dan Jawa Tengah memperoleh jatah terbanyak, yaitu 1.500 paket. Bantuan ini tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga menyasar kelompok fisabilillah dan korban bencana.
Komitmen Kemanusiaan dari Arab Saudi
Perwakilan KSrelief, Abdul Karim Al Yusuf, mengungkapkan bahwa lembaganya telah beroperasi di lebih dari 70 negara. Komitmen khusus untuk Indonesia pada tahun ini diwujudkan melalui bantuan dengan nilai yang signifikan.
“Secara khusus untuk Indonesia, pada tahun ini bantuan yang diberikan senilai Rp6,4 miliar,” ungkapnya.
Kehadiran Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amudi, dalam acara penyaluran semakin menegaskan makna diplomatik dari aksi kemanusiaan ini. Menurutnya, kegiatan ini adalah cerminan nyata dari hubungan erat antara kedua negara.
“Kerajaan Arab Saudi senantiasa memberikan perhatian dan terus menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, khususnya umat Islam. Tradisi ini telah dimulai sejak masa Raja Abdul Aziz hingga Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud,” tegas Faisal.
Kolaborasi BAZNAS dan KSrelief ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi langsung bagi penerima, tetapi juga menjadi pengingat akan solidaritas global yang terjalin erat, khususnya di momen-momen penting keagamaan seperti Ramadan.
Artikel Terkait
Indra Frimawan Terekam Meludahi Fajar Sadboy di Podcast, Tuai Kecaman Warganet
Ruben Onsu Ungkap Alasan Betrand Antusias Sambut Ramadhan
Perseteruan Netizen Korea dan Asia Tenggara Memanas, Isu Rasisme dan Solidaritas Mengemuka
Kekurangan Perawat Onkologi Ancam Penanganan Kanker di Indonesia