JAKARTA – Kabar soal subclade K virus influenza A(H3N2) sempat bikin was-was. Tapi, Kementerian Kesehatan RI memastikan situasinya masih terkendali. Sampai akhir Desember 2025, varian ini tidak menunjukkan gejala yang lebih parah dibandingkan jenis flu musiman lainnya. Jadi, masyarakat tak perlu panik berlebihan.
Menurut dr. Prima Yosephine, Direktur Penyakit Menular Kemenkes, gelombang kasus influenza A(H3) secara global memang mulai terpantau di Amerika Serikat sekitar Oktober lalu. Itu seiring dengan datangnya musim dingin.
“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,” ujar dr. Prima.
Subclade K sendiri pertama kali diidentifikasi CDC Amerika pada Agustus 2025. Kini, lebih dari 80 negara sudah melaporkan keberadaannya.
Artikel Terkait
Kasus Campak Turun Drastis 93%, Kemenkes Percepat Vaksinasi untuk Tenaga Medis
Bassist Rams, Putra Promotor Edy Torana, Diterima di Program Magister Hukum Oxford
SNBP 2026: Daya Tampung Terbatas, Peluang Masuk Prodi Favorit di Bawah 5%
Shilla dan Rafka Bersekutu, Ancam Ayuna dan Rafki di Mencintai Ipar Sendiri