Mengenal Lebih Dekat PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC)
PT Impack Pratama Industri Tbk, yang dikenal dengan kode saham IMPC, merupakan sebuah perusahaan industri yang berfokus pada produksi dan distribusi berbagai material bangunan serta produk plastik. Perusahaan ini memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1981.
Sejarah dan Inovasi Produk IMPC
Sebagai pelopor di industrinya, IMPC tercatat meluncurkan atap polycarbonate pertama di kawasan Asia Tenggara pada tahun 1992 dengan merek SolarTuff. Inovasi ini menjadi fondasi bagi perkembangan perusahaan di sektor bahan bangunan.
Ragam Produk Unggulan IMPC
IMPC mengkhususkan diri dalam menyediakan solusi untuk atap dan plafon. Portofolio produknya sangat luas, mencakup:
- Material atap dan plafon (termasuk atap uPVC pengganti asbes)
- Pipa plastik dan material saluran
- Produk perekat (sealant)
- Material lantai dan papan plastik
- Struktur rumah kaca (solar dryer dome)
- Panel aluminium composite
- Produk daur ulang atap plastik
Produk-produk ini banyak diaplikasikan dalam berbagai proyek konstruksi, seperti atap area parkir, jembatan penyeberangan, pusat olahraga, teras, dan greenhouse.
Proyek Ternama dan Jaringan Perusahaan
Kualitas produk IMPC telah dipercaya oleh banyak proyek dan bangunan ternama di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Cilandak Town Square, Jungleland, The Breeze BSD, Sampoerna Sport Club, dan Sahid Sudirman Center.
Untuk mendukung operasi dan distribusinya, IMPC didukung oleh 15 anak perusahaan. Perusahaan ini juga telah berekspansi secara global dengan memiliki anak usaha di Vietnam, Malaysia, dan Australia, menunjukkan komitmennya di pasar internasional.
Struktur Kepemilikan Saham IMPC
Berdasarkan data kepemilikan saham, mayoritas saham IMPC dipegang oleh beberapa entitas utama. PT Harimas Tunggal Perkasa tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi 41,23 persen. Pemegang saham mayoritas signifikan lainnya adalah PT Tunggal Jaya Investama dengan kepemilikan sekitar 39 persen. Sementara itu, kepemilikan oleh publik tercatat sebesar 19,67 persen. Penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham ini adalah Haryanto Tjiptodihardjo, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan.
Kinerja Keuangan IMPC
IMPC menunjukkan kinerja keuangan yang positif. Hingga kuartal ketiga tahun berjalan, perusahaan berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp3 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan 9 persen dibandingkan periode sebelumnya. Laba bersih perseroan juga tumbuh signifikan sebesar 15,5 persen year-on-year menjadi Rp466 miliar.
Artikel Terkait
Metland Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun pada 2026
Hong Kong Salip Swiss sebagai Pusat Kekayaan Lintas Batas Terbesar Dunia
Metland Bagikan Dividen Rp74,2 Miliar dari Laba 2025, Setara Rp9,7 per Saham
PT Daaz Bara Lestari Nilai Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Berdampak Material pada Kinerja