Arief Mulyadi, Direktur Utama PNM, menegaskan bahwa kekuatan bangsa sesungguhnya terletak pada pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui skema pembiayaan yang terintegrasi dengan program pemberdayaan, PNM berkomitmen untuk menguatkan para perempuan tangguh yang menjadi penopang utama kesejahteraan keluarga.
"Pembiayaan tanpa diiringi pemberdayaan bagai api tanpa cahaya. Kami bertekad agar setiap dana yang disalurkan tidak hanya memutar roda usaha, tetapi juga menyalakan semangat kemandirian dan kepercayaan diri," jelas Arief.
Profil Pahlawan Ekonomi Keluarga
Pahlawan ekonomi keluarga ini mungkin tidak tampil dengan seragam kebesaran atau berpidato di podium megah. Namun, kontribusi mereka terasa sangat nyata. Dengan ketulusan hati, mereka berjuang untuk keluarga melalui medan usaha mikro. Mereka adalah bukti nyata bahwa pahlawan sejati berjuang dalam kesunyian untuk kemajuan ekonomi keluarganya.
Dukungan dari PNM memungkinkan mereka memainkan peran ganda: sebagai pelaku usaha mandiri sekaligus penggerak ekonomi keluarga. Jika dilihat dari skalanya, jutaan nasabah program Mekaar PNM adalah pahlawan sejati. Tindakan mereka, meski terlihat kecil, yang dilakukan secara konsisten telah berhasil meningkatkan kapasitas keluarga, menguatkan pondasi ekonomi rumah tangga, dan menciptakan perubahan sosial yang signifikan.
Inilah wujud pahlawan masa kini: mereka yang berjuang dengan gigih di lapangan untuk mengamankan masa depan ekonomi keluarga Indonesia.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Potong BPHTB 50% untuk Pembeli Rumah Pertama di Bawah Rp500 Juta
Laba Bersih Trisula International Melonjak 33% pada 2025 Didorong Ekspor
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak