IPCC Raih ICAII 2025: Inovasi Vehicle Distribution Center Jawab Tantangan Logistik
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berhasil meraih Anugerah Khusus Kategori Produk dan Model Bisnis dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2025. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas inovasi Vehicle Distribution Center (VDC) yang dinilai mampu menjawab kebutuhan efisiensi rantai pasok logistik kendaraan di Indonesia.
Inovasi sebagai Kunci Daya Saing Perusahaan
Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, menekankan bahwa inovasi telah menjadi elemen penting dalam strategi bisnis perusahaan. "Inovasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan agar perusahaan bisa tetap relevan, kompetitif, dan memberikan nilai tambah bagi konsumen," ujarnya dalam acara penghargaan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Mengenal Vehicle Distribution Center (VDC) IPCC
Penerapan VDC menjadi langkah konkret IPCC dalam memperkuat layanan logistik kendaraan. Sistem ini memungkinkan pengelolaan kendaraan yang lebih efisien mulai dari proses kedatangan, penyimpanan, hingga pengiriman ke dealer atau pengguna akhir.
"Dengan VDC, kami menciptakan sistem terintegrasi berbasis teknologi yang mengoptimalkan seluruh proses distribusi kendaraan," jelas Sugeng.
Tantangan dan Transformasi Digital
Implementasi inovasi VDC tidak lepas dari tantangan, terutama dalam penyesuaian infrastruktur dan sumber daya manusia. "Tantangan terbesar adalah memastikan semua lini siap beradaptasi dengan cara kerja baru yang lebih efisien dan digital," tambah Sugeng.
Apresiasi Nasional untuk Inovasi Logistik
Penghargaan ICAII 2025 menjadi pengakuan nasional terhadap langkah inovatif IPCC. Ajang yang mengusung tema "Advancing Corporate Resilience in Economic Uncertainty Through Agile Innovation" ini memberikan penghargaan kepada 22 perusahaan paling inovatif di Indonesia.
Chief Operating Officer IDX Channel, Masirom, berharap inovasi IPCC dapat menginspirasi perusahaan lain di Indonesia untuk melakukan terobosan serupa demi bisnis yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Dewan Komisaris Independen WIKA Beton Meninggal Dunia
Analis Proyeksikan IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Waspadai Potensi Koreksi
Unilever Indonesia Bagikan Dividen Rp8,1 Triliun dari Laba dan Hasil Divestasi
Analis Proyeksikan Harga Emas Antam Bisa Sentuh Rp 3,15 Juta per Gram